Showing posts with label perintah aneh. Show all posts
Showing posts with label perintah aneh. Show all posts

Tuesday, May 14, 2013

RUKUN IMAN_PERINTAH ANEH DALAM ISLAM



Salah satu perintah dalam ajaran islam yang diajarkan para guru ngaji dan ulama ketika saya masih muslim dulu adalah “beriman kepada para nabi dan kepada kitab sucinya” yang adalah merupakan bagian dari “rukun iman”. Kini saya baru dapat merasakan dan menyadari keanehan perintah dari rukun iman tersebut justru ketika saya sudah murtad dari islam. Bagi anda pembaca yang kebetulan masih muslim jangan tergopoh-gopoh dulu menuduh saya dengan hal yang bukan-bukan. Gunakan akal sehat dan berpikirlah sebening kaca dengan hati yang putih.

Dalam agama kristiani, tidak ada yang namanya “rukun iman” yang sifatnya wajib seperti dalam muslim. Namun demikian, hanya agama Kristiani dan Yahudi-lah yang memiliki koleksi terlengkap kitab para nabi yang berkisah sejak nabi Adam hingga Almasih Isa, dimana kesemua itu merupakan rekam jejak catatan sepanjang sejarah penyelamatan Allah akan umat manusia. Semua kitab yang dikoleksi umat Kristiani sama dengan umat agama Yahudi, hanya beda pada Injil saja, agama Yahudi tidak mengoleksi dan tidak membaca Injil.

Kitab-kitab tersebut terangkum dalam satu buku yang disebut Alkitab. Jadi, umat Kristiani pasti memiliki dan membaca serta mendengarkan kitab para nabi terdahulu dikotbahkan di rumah ibadah serta pasti menyimpannya dirumah. Umat muslim diperintahkan beriman kepada para nabi dan kitab sucinya, namun tidak pernah membaca bahkan dapatkah muslim menyebut nama-nama para nabi beserta kitab sucinya??

Sayangnya para ulama muslim hanya mampu menyebut 25 nama nabi dan 3 buah kitab suci nabi terdahulu justru bukan dari sumber aslinya Yahudi(Zabur/Mazmur, Taurat dan Injil palsu Barnabas). Dari ketiga-nya nyaris tidak ada satupun muslim yang berani membaca kitab tersebut apalagi mengkotbahkan atau mempelajarinya. Bila demikian, bagaimana mungkin dikeluarkan perintah agar umat muslim beriman kepada para nabi dan kitab sucinya??    

Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana mungkin muslim harus beriman kepada para nabi dan kitab sucinya padahal disisi lain muslim sendiri diperintahkan untuk memusnahkan umat Yahudi dan Kristiani?? Bukankah semua nabi terdahulu adalah Yahudi tulen?? Dapatlkah muslim menunjukkan bukti adanya nabi dari tanah Arab?? Jadi inilah yang menjadi kebingungan muslim diseluruh dunia...

Bila muslim menyebut Ismael adalah nabi atau Muhamad adalah nabi, mana buktinya..?? Tidak ada literatur sahih manapun yang menyaksikan bahwa Ismael adalah nabi. Dan bila Muhamad disebut nabi karena memiliki tompel, apakah ada literatur yang menyatakan semua nabi terdahulu juga memiliki tompel yang sama..??

Dan adakah satu saja umat muslim yang pernah menjalankan ibadahnya tanpa catatan??. Saya berani bertaruh tak satupun muslim yang pernah membaca kitab Zabur atau bahkan Taurat walaupun mereka diwajibkan mengimani-nya!! Namun anehnya mereka malahan begitu getol mempelajari Injil palsu Barnabas yang di buat ulama muslim sendiri pada abad 16 Masehi...

*) semua komentar hendaknya dengan bahasa yang sopan, atau akan langsung dihapus_sang timur.