Dalam perspektif kita muslim, ibadah teror/jihad merupakan ibadah tertinggi yang upahnya tak ternilai kecuali sorga baka penuh dengan anggur yang memabukkan dan puluhan bidadari telanjang yang siap meladeni nafsu binatang setiap jihadis disorga kelak.....
Diseluruh belahan dunia, ibadah teror/jihad didasarkan pada ayat suci dan hadist sahih yang dengan mudah ayat tersebut dapat kita dan anda temukan dan tidak perlu lagi diperdebatkan karena semua sudah jelas, terang dan tidak perlu lagi penafsiran macem-macem yang justru akan mengubah makna dasar ibadah teror/jihad itu sendiri...
(jihadis setelah memenggal leher korban di London, Mei 2013)
Namun dalam perspektif umat manusia yang waras tentu saja anda akan sulit mengerti bagaimana seseorang dapat begitu saja menggorok leher orang lain hanya karena iman yang berbeda seperti yang terjadi di Poso Indonesia atau di London Inggris baru-baru ini...
(Proses pemenggalan leher kafir oleh para jihadis. Bagi orang yang masih waras tentu saja akan muntah melihat gambar ini, dan sulit percaya bahwa cara-cara ini justru diperintahkan oleh Quran dengan imbalan sorga bagi pelakunya bahkan ditambah anggur yang memabukkan dan puluhan bidadari telanjang yang siap meladeni nafsi binatang jihadis, tentu sulit bagi siapa saja yang waras bahwa agama pelaku memiliki semboyan "rahmatan lil alamin")
Namun khusus bagi umat Kristiani, "nubuat" yang tercatat dalam Alkitab maupun Injil diyakini pasti akan terjadi dan tidak bisa ditolak, dan apa yang selama ini menimpa mereka (sebagai sasaran pemusnahan/teror/jihad oleh umat islam seperti yang diperintahkan dalam Alquran dari jaman Muhamad hingga kini) semua itu terjadi karena memang sudah di-nubuatkan oleh Almasih Isa yang dapat ditemukan dalam Injil...
(leher dipenggal, korban jihadis di Poso Indonesia)
Dan inilah "nubuat" Almasih Isa akan datangnya ancaman pemusnahan/teror/jihad tersebut ;
"...KAMU AKAN DIKUCILKAN, BAHKAN AKAN DATANG SAATNYA BAHWA SETIAP ORANG YANG MEMBUNUH KAMU AKAN MENYANGKA BAHWA IA BERBUAT BAKTI BAGI ALLAH...”
Dalam perspektif ini tidak dapat disangkal lagi bahwa semua teror dan ancaman jihad keji dari umat muslim yang kini diderita umat Kristiani memang tidak dapat ditolak...
Namun, mengapa Almasih Isa mengatakan, “...menyangka...?” karena perbuatan keji diluar nalar para jihadis jelas merupakan perintah setan/iblis/jin kepada pengikutnya sebagai musuh orang beriman....




