Friday, May 31, 2013

TIGA PERTANYAAN UJIAN "JEBAKAN" RABBI YAHUDI YANG JUSTRU MEMBUKTIKAN BAHWA MUHAMAD ADALAH NABI PALSU


[salah satu nabi palsu yang ditangkap dan diadili oleh pemerintah Indon]

(diperingatkan dengan keras kepada para pembaca artikel ini, agar mencocokkan setiap ayat quran dan hadist sahih yang saya kutip agar tidak menimbulkan fitnah)

Seperti dikisahkan, seorang raja penguasa Babylonia disuatu hari bermimpi, dan karena ingin tahu arti mimpinya itu, raja memanggil para cendekiawan istana (orang berilmu, ahli jampi, ahli sihir dan para kasdim). Raja itu begitu cerdik sehingga dia menanyakan kepada mereka “arti mimpinya terlebih dahulu tanpa menceritakan mimpinya”. Dengan demikian maka tentu saja mimpi raja tidak bisa diartikan siapapun diantara mereka. Raja berpikir jika apa yang diimpikannya saja tidak bisa diceritakan, bagaimana mungkin para penafsir mimpi bisa meng-klaim bahwa mereka mampu menafsirkan arti mimpinya.


Singkat cerita, rajapun begitu marah sehingga para cendekiawan itu akan dipenggal kepalanya dan rumah mereka pun akan dihancurkan bila tidak ada yang bisa menjawabnya. Para cendekiawan istana begitu panik karena bagaimanapun mereka tidak bisa mengartikan mimpi karena mimpinya saja tidak diceritakan oleh raja. Tetapi pada masa itu hidup nabi Daniel yang diberkati Tuhan dengan kemampuan membuka setiap misteri sehingga dia sanggup menceritakan apa mimpi raja sekaligus artinya. Tentunya bukan Daniel-nya yang hebat, tetapi karena Tuhan memberitahu Daniel tentang mimpi raja beserta artinya setelah Daniel "bertanya" kepada Tuhan. Karena kemampuan Daniel dalam mengungkap misteri tersebut, raja bahkan orang Yahudi menjadi percaya bahwa Daniel adalah seorang nabi. Kisah diatas adalah tentang raja Nebukadnezar dari Babylonia yang tercatat dengan baik dalam Alkitab.
[Bila Tuhan memilih seseorang menjadi nabi tentunya mirip mengirim domba ke tengah kawanan serigala, sehingga nabi tersebut sudah pasti dibekali segala hal yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain yang umum disebut sebagai "mujizat" yang diantaranya adalah yang dimiliki oleh nabi Daniel yang bisa mengetahui segala hal yang menjadi misteri bagi orang lain. 

Bila seseorang itu memang benar-benar nabi, maka ia akan bertanya langsung kepada Tuhan untuk menghadapi segala rintangan yang tidak kuasa dihadapinya, dan nabi Daniel telah mendapatkan jawaban dari Tuhan untuk memecahkan misteri raja Babylonia tersebut. Contoh lain yang lebih fantastis adalah, ketika Almasih Isa menyembuhkan orang lumpuh sejak lahir, Ia cukup mangatakan, "...dosamu telah diampuni, bangkit dan berjalanlah..!!".

Akan tetapi jika kepada "nabi" tersebut jika diajukan pertanyaan yang isinya hanya “sesuatu yang hanya merupakan sebuah legenda/cerita dongeng”, maka Tuhan pasti juga akan memberitahu nabi utusan-Nya tersebut bahwa itu hanyalah dongeng/legenda saja, bukan malah meminta nabi-Nya sampai jungkir balik untuk berusaha menjawab seolah-olah pertanyaan tersebut benar-benar sesuatu yang nyata, bila terjadi demikian, maka sudah pasti "nabi" tersebut hanyalah “orang yang ingin gagah-gagahan dan mengaku nabi saja” alias bukan nabi beneran].



Karena hal-hal yang demikian inilah yang menyebabkan "tidak ada satupun di dunia ini ada umat kristiani yang  mau mengakui bahwa Muhamad adalah seorang nabi Tuhan", ia dianggap sebagai nabi palsu karena tidak mendapatkan apapun dari Tuhan yang diklaim telah mengutusnya tersebut. Dan klaim kenabian Muhamad dianggap palsu muncul sebagai akibat dari pertanyaan "jebakan" yang diajukan oleh kaum Quraisy yang memang sangat ingin menguji kenabian Muhammad.
Seperti dikisahkan, petinggi kaum Quraisy mengutus Uqbah bin Abi Muait dan Nadr bin al-Harits untuk menjumpai seorang Rabbi Yahudi. Mereka ingin tahu bagaimana caranya mengetahui akan keabsahan kenabian Muhamad, kemudian Rabbi Yahudi tersebut menyarankan untuk mengajukan tiga pertanyaan kepada Muhammad.
[Sumber : Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua Muhammad bin Yasar bin Ishaq. (Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 1, hal. 201-202)]
Ketika Nadr mengatakan hal tersebut kepada mereka, mereka mengirim dia dan Uqbah bin Abu Muait kepada Rabbi Yahudi di Medinah. Sang Rabbi Yahudi berkata, “Ajukanlah pertanyaan kepadanya tentang tiga hal yang akan kami jelaskan kepada kalian, jika dia memberikan jawaban yang benar, maka dia memang seorang nabi, tetapi jika dia tidak dapat menjawabnya dengan benar, maka dia adalah seorang penipu!!”.
PERTANYAAN PERTAMA ;
Tanyakan kepadanya tentang ANAK-ANAK MUDA YANG MENGHILANG dimasa lalu (maksudnya tentang legenda/dongeng The Seven Sleepers of Effesus yang justru dimuat dalam Quran).
PERTANYAAN KEDUA ;
Tanyakanlah kepadanya tentang LAKI-LAKI PENGEMBARA AGUNG yang telah mencapai negeri timur dan negeri barat (maksudnya tentang Alexander the Great).
PERTANYAAN KE TIGA ;
Tanyakanlah kepadanya tentang ROH.
Kemudian Rabbi Yahudi tersebut menyatakan, “Jika Muhammad mampu menjawab dengan benar, maka ikutlah dia karena dia adalah seorang nabi. Jika tidak dapat, maka dia adalah seorang penipu, maka perlakukanlah dia seperti apa yang kalian kehendaki”.
Ketiga pertanyaan kemudian disampaikan kepada Muhammad oleh Nadr dan Uqbah, dan Muhammad menjawab, “Aku akan memberikan jawabannya besok” (hal.202).
Ternyata Muhammad tidak dapat menjawab sesuai waktu yang dijanjikannya sendiri dan baru dapat menjawab setelah lebih dari 15 hari, dan itupun salah karena Muhamad tidak tahu dan tidak menyadari kalau diantara pertanyaan tersebut ada sebuah kisah legenda/dongeng belaka, dan Muhamad justru menganggap serius bahwa legenda/dongeng tersebut dianggap sebagai kisah asli....
JAWABAN MUHAMMAD ADALAH:
Tentang orang muda yang menghilang dimasa lalu terjawab dengan sura Al-Kahfi yang menceritakan beberapa pemuda tertidur selama ratusan tahun (QS 18 : 9–26)

Tentang pengembara agung terjawab dengan ayat-ayat tentang Zulkarnain yang mencapai tempat matahari terbenam di lumpur hitam (QS 18 : 83–101).

Sementara tentang roh, Muhammad bertekuk lutut karena tidak dapat menjawab sama sekali.

Rupanya dia tidak bisa bertanya atau mendapatkan jawaban dari Tuhan atau malaikat jibril yang sering mengunjunginya dan ia mengaku hanya mendapatkan wahyu bahwa roh adalah diluar jangkauan pikiran manusia, ia telah ketahuan ngeles seperti yag tercatat dalamQS 17:85 –  Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”(Muhammad jelas menghindar dari pertanyaan yang dia tidak bisa jawab sama sekali).
Satu hal yang tidak disadari oleh Muhammad adalah bahwa Rabbi Yahudi tersebut telah MENJEBAK Muhammad dengan tiga pertanyaan. Dari tiga pertanyaan, dua pertanyaan pertama yaitu tentang pemuda yang tertidur di gua dan kissah pengembara agung adalah pertanyaan jebakan karena kisah tersebut jelas merupakan legenda yang hidup selama berabad-abad sebelum Muhamad yang tidak ada nilai teologisnya sama sekali, dan bodohnya, ia tidak paham akan hal ini. (Dan dengan cara khas yang menunjukkan kebodohnya) Muhammad justru telah terjebak dalam perangkap pertanyaan Rabbi Yahudi tersebut, yang mana dari dari "KETIDAK TAHUANNYA DARI PERTANYAAN JEBAKAN YANG BERUPA LEGENDA TERSEBUT" justru malah membuat terbongkarnya kedok kenabian muhammad yang ternyata adalah PALSU!)
Jawaban Muhamad mengenai kisah pengembara yang mencapai tempat tenggelamnya matahari di kolam lumpur adalah legenda tentang kaisar kafir yang oleh Muhamad diasosiasikan sebagai Zulkarnain/Alexander the Great, Muhamad tidak tahu sama sekali bahwa Alexander the Great tidak pernah benar-benar menguasai seluruh dunia dan lebih parahnya lagi, Muhamad menyatakan bahwa matahari tenggelam di kolam lumpur seperti jawaban Muhamad yang tertulis di Quran.  Sedangkan cerita tentang pemuda yang tertidur sebenarnya adalah kisah "The Legend of The Seven Sleepers of Efessus" yang diterjemahkan dalam bahasa Syria oleh James dari Sarug pada 521 Masehi, legenda tersebut telah ada jauh sebelum Muhamad  eksis.
Lucunya untuk 2 pertanyaan jebakan ini saja Muhammad justru menjawabnya seolah sebagai kisah sejati dan bahkan mencatatnya sebagai bagian ayat suci Al-Qur’an.
Indikasi bahwa Muhammad terjebak pertanyaan Rabbi Yahudi dan hanya merupakan nabi palsu dapat dijelaskan dari reaksi kaum Quraisy di Mekah yang tetap tidak mau mempercayai Muhamad sebagai nabi, karena ternyata mereka justru tetap berpegang pada Rabi Yahudi yang sudah menyatakan “Jika mampu menjawab dengan benar maka ikutlah dia karena dia adalah seorang nabi. Jika tidak dapat, maka dia adalah seorang penipu, maka perlakukanlah dia seperti apa yang kalian kehendaki”. Dan dalam kenyataannya, Muhamad telah gagal menjawab tiga pertanyaan ujian tersebut....
Kenyataan bahwa kaum Quraisy di Mekah tetap tidak mau mengikuti Muhammad sehingga akhirnya harus ditundukkan dengan kekuatan bersenjata, menjelaskan dengan terang bahwa: Jawaban Muhammad salah total.
Jika memang Muhammad mendapat wahyu ilahi, dia seharusnya dapat menyatakan bahwa kisah The Seven Sleepers dan kultus Zulkarnain hanyalah sekedar legenda/dongeng belaka, bukannya malah menganggap itu adalah realitas sejarah. 

Dan begitu mengetahui bahwa dirinya telah dijebak dengan tiga pertanyaan konyol tersebut, akibatnya nasib Uqbah yang mengajukan pertanyaan menjadi sangat jelas, yaitu harus dihukum mati dengan cara dipancung saat tertawan dikemudian hari.... dan selajutnya Muhamad tetap ngotot bahwa dirinya adalah nabi Tuhan karena ia memiliki “tanda-tanda fisik” sebagai nabi, diantara tanda-tanda fisik tersebut adalah sebuah “tompel” di punggungnya.
kini saya hanya bisa geleng-geleng kepala, karena sangatlah patut diajukan satu pertanyaan nakal yaitu, “ apakah semua nabi memiliki tompel yang sama seperti milik Muhamad??” Bila memang begitu syaratnya untuk menjadi nabi, kenapa nabi-nabi terdahulu tidak pernah mencatatkan persyaratan bertompel tersebut dalam kitab sucinya..??
Sadarlah, kawan...

Wednesday, May 29, 2013

TERROR/JIHAD ANTIKRIS DAN NUBUAT ALMASIH ISA



Awam yang masih waras begitu sulit menerima kenyataan ketika setiap hari ada berita di media ada seseorang atau sekelompok orang dengan bangganya tiba-tiba sambil berteriak “Allohuakbaarr...” lantas menggorok dan memenggal leher orang lain hanya dengan alasan berbeda iman. Namun bagi umat muslim yang mendambakan masuk sorga, kegiatan ibadah memenggal leher orang lain yang tidak seiman hukumnya adalah wajib dilakukan, karena mereka tahu persis bahwa hanya dengan cara itulah muslim akan dapat masuk sorga!! (Saat ini seiring kemajuan teknologi, mereka juga menggunakan bom untuk korban yang lebih banyak dan berefek pahala yang berlipat dari Alloh). Bacalah di QS 19 ; 71 dan lanjutkan membaca QS 8 ; 12.

Namun dalam perspektif modern, bagi kita sebagai manusia yang benar-benar masih “waras” jasmani dan rohani, berkesimpulan bahwa “ibadah terror/jihad merupakan satu-satunya ibadah keagamaan yang paling keji dan paling sangat tidak berperikemanusiaan di dunia. Bagi yang masih waras tentu akan berpikir ulang bahwa apa yang diimani para jihadis tersebut pasti salah karena perintah tersebut pasti berasal dan diilhami iblis. Namun antikris, yaitu manusia yang diilhami iblis akan tetap dan tidak akan pernah jemu melakukan ibadah terror/jihad dimanapun di seluruh dunia sebagai bentuk perlawanan akan kebenaran yang dibawa Almasih Isa walaupun ia tahu itu melawan hati nuraninya. Namun Almasih Isa jauh hari sudah berpesan dan bernubuat kepada para pengikutnya akan datangnya antikris, nabi palsu dan ajaran yang sesat serta bentuk penganiayaan yang akan menimpa para pengikut dan umat Almasih Isa(silahkan baca Injil Matius 24).

Inilah Nubuat Almasih Isa perihal akan datangnya antikris, nabi palsu, ajaran yang sesat dan berbagai bentuk penganiayaan yang akan diterima para pengikut-Nya dalam bentuk Ibadah Terror/Jihad yang dilakukan umat muslim terhadap para Pengikut Almasih Isa : "...dan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia telah berbuat bakti bagi Allah.." (Injil Yohanes 16 ; 2). ...dan nubuat ini telah digenapi secara luar biasa seperti yang dicatat dalam QS 8 : 12, "...kelak akan aku jatuhkan terror dalam hati orang-orang kafir, maka penggal-lah kepala-kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka".

[Alquran mencatat bahwa pribadi Almasih Isa sebagai “Al-Haqq” dan tidak ada pribadi lain di muka bumi ini yang dapat melebihi kecuali Alloh, sehingga apa yang disabdakan Almasih Isa pasti benar tanpa cacat sedikitpun. Almasih Isa tidak beristri bahkan tidak pernah menginginkan harta benda apapun karena Dia adalah satu-satunya yang bergelar “Almasih” yaitu Sang Pemberi Anugerah, bukan penerima anugerah, Almasih adalah Pemberi Shalawat bukan penerima shalawat. Situasi inilah yang dicoba diputar balikkan oleh para mubaligh islam diseluruh dunia...]

Sejarah mencatat apa yang dinubuatkan Almasih Isa mengenai ibadah terror/jihad sudah terbukti benar sejak (nabi) Muhamad mengikrarkan dirinya sebagai nabi karena dia memiliki tompel di bahunya yang ia anggap sebagai sebuah “tanda kenabian”. Bahkan ibadah terror/jihad nampaknya masih dan akan terus berlangsung diseluruh dunia hingga akhir jaman...

Namun atas semua “penganiayaan” yang mesti diterima para pengikut-Nya, Almasih Isa bersabda demikian, “...tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat(mendapat hidup baru yang kekal). Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba saatnya(kiamat)”, Injil Matius 24 ; 13-14.

Dengan membaca artikel ini mestinya pembaca tahu bahwa antikris/pengikut iblis akan semakin “menggila” dalam mencengkeram dunia melalui ibadah terror/jihad berupa penganiayaan dan pembunuhan keji terhadap para pengikut Almasih Isa yang begitu rindu menyebarkan Injil(kabar baik) keseluruh muka bumi lantas setelah itu datanglah “kiamat”. 

IBADAH TERROR/JIHAD DAN NUBUAT ALMASIH ISA







Dalam perspektif kita muslim, ibadah teror/jihad merupakan ibadah tertinggi yang upahnya tak ternilai kecuali sorga baka penuh dengan anggur yang memabukkan dan puluhan bidadari telanjang yang siap meladeni nafsu binatang setiap jihadis disorga kelak.....

Diseluruh belahan dunia, ibadah teror/jihad didasarkan pada ayat suci dan hadist sahih yang dengan mudah ayat tersebut dapat kita dan anda temukan dan tidak perlu lagi diperdebatkan karena semua sudah jelas, terang dan tidak perlu lagi penafsiran macem-macem yang justru akan mengubah makna dasar ibadah teror/jihad itu sendiri...

(jihadis setelah memenggal leher korban di London, Mei 2013)


Namun dalam perspektif umat manusia yang waras tentu saja anda akan sulit mengerti bagaimana seseorang dapat begitu saja menggorok leher orang lain hanya karena iman yang berbeda seperti yang terjadi di Poso Indonesia atau di London Inggris baru-baru ini...


(Proses pemenggalan leher kafir oleh para jihadis. Bagi orang yang masih waras tentu saja akan muntah melihat gambar ini, dan sulit percaya bahwa cara-cara ini justru diperintahkan oleh Quran dengan imbalan sorga bagi pelakunya bahkan ditambah anggur yang memabukkan dan puluhan bidadari telanjang yang siap meladeni nafsi binatang jihadis, tentu sulit bagi siapa saja yang waras bahwa agama pelaku memiliki semboyan "rahmatan lil alamin")


Namun khusus bagi umat Kristiani, "nubuat" yang tercatat dalam Alkitab maupun Injil diyakini pasti akan terjadi dan tidak bisa ditolak, dan apa yang selama ini menimpa mereka (sebagai sasaran pemusnahan/teror/jihad oleh umat islam seperti yang diperintahkan dalam Alquran dari jaman Muhamad hingga kini) semua itu terjadi karena memang sudah di-nubuatkan oleh Almasih Isa yang dapat ditemukan dalam Injil...


(leher dipenggal, korban jihadis di Poso Indonesia)

Dan inilah "nubuat" Almasih Isa akan datangnya ancaman pemusnahan/teror/jihad tersebut ;

"...KAMU AKAN DIKUCILKAN, BAHKAN AKAN DATANG SAATNYA BAHWA SETIAP ORANG YANG MEMBUNUH KAMU AKAN MENYANGKA BAHWA IA BERBUAT BAKTI BAGI ALLAH...

Dalam perspektif ini tidak dapat disangkal lagi bahwa semua teror dan ancaman jihad keji dari umat muslim yang kini diderita umat Kristiani memang tidak dapat ditolak...



Namun, mengapa Almasih Isa mengatakan, “...menyangka...?” karena perbuatan keji diluar nalar para jihadis jelas merupakan perintah setan/iblis/jin kepada pengikutnya sebagai musuh orang beriman....

KETERANGAN DAN KRONOLOGI SEJARAH DICATAT KELIRU DALAM AL-QURAN.

Dalam perspektif dogma teologis islam, saya dahulu diajarkan dan bahkan sempat pula mengajarkan bahwa Quran merupakan kitab yang isinya paling benar dan tidak pernah salah, merupakan “revisi” alias penyempurnaan dari kitab-kitab sebelumnya. Juga merupakan kitab yang dilindungi sepanjang masa oleh Alloh dan merupakan salinan kitab yang berada di sisi Alloh/Lauhul-mahfudz.  Saya juga diajarkan bahwa Alquran juga merupakan kitab yang tidak ada keraguan didalamnya, sehingga bila ada satu ayat saja yang  isinya bertentangan atau bahkan dianggap keliru, maka akan merusak/membatalkan semua isinya. Semua jaminan akan kualitas kitab Alquran yang saya tulis diatas tercatat dengan baik dalam Alquran, silahkan pembaca cari sendiri karena begitu mudah menemukannya, apalagi bila anda cari secara online. Namun benarkah demikian??

Kenyataannya, apa yang dicatat dalam Quran yang kemudian lantas diajarkan kepada umat tidak sama bahkan sama sekali tidak dapat diverifikasi dengan catatan sejarah. Inilah yang dahulu selalu membuat saya gelisah, berada dalam polemik iman yang berkepanjangan. Karena islam memang tidak memiki keterangan atau dokumen apapun untuk mendukung isinya terutama yang berkaitan dengan sejarah pra-Muhamad. Hal ini mungkin karena Muhammad menulis di abad ke 7 M, lama sekali setelah berbagai catatan sejarah sudah ditulis. Dia sama sekali tidak pernah mengungkapkan kronologi sejarah seperti yang kita temukan dalam Alkitab dan catatan sejarah lainnya karena dia tidak memiliki satu pun. Yang dia miliki hanyalah berbagai kisah yang dia campur-aduk dengan tokoh-tokoh yang dipinjamnya dari Alkitab.

Parahnya lagi, di lain pihak Muhammad justru menyelipkan kisah tokoh-tokoh ini dalam “waktu kejadian sejarah dan kronologi  yang salah pula”. Bahkan kadang-kadang perbedaannya seratus tahun, kadangkala bahkan sampai ribuan tahun. Dan gara-gara inilah, maka sejarawan muslim mesti jungkir balik mencari pembenaran yang justru malah bikin penyesatan semakin dalam...

Contoh konkret ; Qur‘an mengisahkan Haman dan Menara Mesopotamia di Mesir  seperti yang di kisahkan oleh Muhamad justru terjadi di jaman Musa

Muhammad mengatakan bahwa ; Haman, perdana menteri Raja Persia Ahasyweros dan menara Mesopotamia di Mesir, berada di jaman yang sama dengan jaman Musa. Ahasyweros/Ahasuerus itu sejak lama dikenal oleh berbagai ahli sejarah sebagai Xerxes, yang  berkuasa sebagai Raja pada masa 486 SM, dan bukan di jaman Musa yang hidup di abad ke 15 SM.

Muhammad mengatakan Firaun meminta Haman membakar batu bata dan membangun menara sehingga dia bisa naik surga dan melihat Tuhan-nya Musa. Ini keterangan Muhamad di Qur‟an ;
Sura al-Qasas/28 : 38,Dan berkata Firaun, "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat, kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta". 

Tanpa perlu seorang bergelar doktor untuk menjelaskan hal ini, tentu saja anak-anak sekolah minggu akan berkata bahwa Muhammad mencontek kisah ini dari Kejadian 11 : 3-4, Setelah bencana air bah Mereka berkata seorang kepada yang lain; "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat. Juga kata mereka; "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi". 

Kita tahu berdasarkan catatan sejarah serta Alkitab bahwa para Firaun tidak pernah membangun menara apapun yang serupa dengan menara Mesopotamia. Masyarakat Mesir kuno tidak pernah membakar batu bata sampai di jaman Romawi menjajah Mesir. Bahkan sebelum jaman Romawi, orang-orang Mesir menggunakan batu untuk membangun piramida dan bangunan-bangunan ibadahnya. Untuk membangun rumah, mereka menggunakan batu bata yang dibuat  dengan dikeringkan oleh sinar matahari bukan dibakar. Anda kaget? Saya tidak, karena banyak kisah fiktif lain yang dicatat Muhamad dalam Quran semisal kisah isra’-mi’raj, bangunan ka’abah dan masih banyak lagi yang lain.

Memang masih banyak rahasia ketidak beresan Alquran dan ajaran islam seperti yang dikawatirkan oleh pengurus dewan masdjid yang direlease dalam sebuah berita online yang saya kutip berjudul, Dewan Masjid: Ceramah Tak Boleh Pakai Toa”, berita ini dicopy dari ; Yahoo.com, yang mengutipnya dari  TEMPO.CO – Sen, 27 Mei 2013, seperti di bawah ini :
[...selain dapat mengusik ketenangan lingkungan sekitar atas suara(berisik) ceramah itu, menurut Masdar, informasi yang disampaikan dalam ceramah atau khotbah Islam akan terlalu membuka rahasia dan aturan-aturan agama Islam. "Kalau diperdengarkan itu kan seperti kita ditelanjangi. Orang jadi tahu semua informasi baik dan buruk kita," katanya]

Sudah ada beberapa artikel yang dapat pembaca temukan dalam web ini yang mengungkap “rahasia kebenaran semu dalam Quran”  dan masih banyak lagi yang akan saya ungkap berbagai ayat lain dalam Alquran yang tidak dapat di verifikasi dengan catatan sejarah sebelumnya dalam artikel selanjutnya.

Semua hal yang saya tulis dalam artikel-artikel saya adalah apa yang membuat saya menjadi murtadin...Dan ternyata banyak bahkan ribuan murtadin yang memiliki alasan yang sama dengan saya, “tidak percaya lagi dengan Alquran karena isinya tidak dapat dipercaya lagi...!!!”.

Saya tidak akan mengajak pembaca menjadi murtadin, tapi silahkan anda verifikasi semua artikel saya yang anda anggap dan anda tuduh menghasut dan berisi fitnah dengan bukti sahih yang anda miliki, itu saja. Saya hanya ingin memberitahu kebenaran yang memang benar dan kebenaran semu(kebenaran yang berasal dari iblis). Kemudian silahkan membuat keputusan anda sendiri, tetap berada di posisi kebenaran semu/iblis atau menjadi murtadin... 

Tuesday, May 21, 2013

SELAMAT MERENUNG....









Menjadi umat Budha yang baik dan taat akan seperti Sidharta atau Gandhi  yang jauh dari gempita duniawi, menjadi umat Hindu yang baik dan taat akan seperti Gde Prama yang disetiap hembusan napasnya selalu memberitakan kebaikan di dunia ini, menjadi umat Kristiani yang baik dan taat akan seperti Romo Mangun atau bunda Theresa yang seumur hidupnya diserahkan bagi orang-orang yang susah, atau bahkan seperti Almasih yang menyerahkan nyawanya bagi seluruh umat manusia yang mau menerimanya tanpa kecuali, dan menjadi umat Islam yang baik dan taat akan sebaik Ayatolah Khomeini atau Osama bin Ladin atau Ahmadinejad atau Amrozy atau Imam Samodra yang keseluruhan hidupnya diserahkan bagi Alloh untuk menumpahkan darah serta membunuh siapapun yang mereka anggap musuhnya demi tegaknya syariah.....

Bila ditemukan ada umat Budha/umat Hindu/umat Kristiani yang menyiksa istrinya, merampok atau membunuh orang lain, maka dapat dipastikan ia telah melanggar norma dan menyimpang dari ajaran agama serta menyimpang dari kitab sucinya, namun bila ditemukan ada umat Islam yang menyiksa istrinya, merampok atau membunuh dengan memenggal secara keji bahkan secara massal dengan bom, maka dapat dipastikan mereka sedang menjalankan apa yang diperintahkan ajaran agama sesuai kitab sucinya demi tegaknya syariah. Temukan semua yang saya tuliskan dalam buku-buku karangan Ust. ABB yang dijual bebas bahkan gratis di google.

Bila anda dijaman modern ini melihat lantai rumah ibadah, lantai kantor pemerintah atau lantai rumah pribadi yang dilengkapi  karpet atau permadani mewah import dari Pakistan atau dari negara Timur Tengah lainnya, maka dapat dipastikan mereka sedang menikmati karya para budak anak-anak yang bekerja sepanjang hari penuh dengan cucuran peluh, darah dan air mata serta dirantai kakinya tanpa upah...

Namun bila anda kebetulan sedang menggoreng atau memasak nasi dengan wajan atau kuali merek tertentu, maka dipastikan anda sedang menikmati buah karya para budak pribumi Indon yang bekerja penuh teror sepanjang hari hingga larut malam tanpa upah dari pabrik di Sepatan,Tangerang, Banten!!

Apakah artikel ini dibikin asal njeplak saja?? Tidak, kawan!! Baca baik-baik setiap kalimat yang saya susun agar tidak menjadi fitnah!! Silahkan cek di google atau di media masa manapun semua yang saya tuliskan tersebut. Bahkan mungkin saja yang akan anda temukan akan lebih parah lagi dari yang saya tuliskan ini. Mengapa semua ini bisa terjadi..??
Begini, semua yang saya kemukakan diatas adalah sebuah garis tipis yang memisahkan antara sesuatu yang  baik yang memang berbuah baik, dan sesuatu yang seolah-olah baik namun sebenarnya penuh buah berupa tumpahan darah dan air mata. Bila anda dapat menemukan dimana garis itu, maka silahkan anda meneruskan membaca atau meng-copy-paste artikel ini sebelum di blokir pihak yang merasa tersinggung............

...................Walaupun dibuat berdasar kisah sejati berdasar apa yang tertulis dalam Quran dan Hadist Sahih,  namun ketika beredar luas, film murahan berjudul “innocene of moslem” yang memang terkesan dibikin asal-asalan itu, langsung menuai kecaman keras diseluruh dunia dari pihak muslim bahkan tak pelak timbul korban jiwa yang sia-sia yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan si pembuat film tersebut. Akhirnya secara resmi pihak perwakilan muslim seluruh dunia mengajukan keberatannya pada Dewan HAM di PBB agar tidak terjadi hal serupa.

Pihak tokoh muslim mengajukan permintaan resmi kepada Dewan HAM PBB agar “pelecehan” agama macem film dimaksud diatas masuk katagori pelanggaran HAM. Namun apa yang terjadi setelahnya justru merupakan sebuah antiklimaks yang membuat mereka tak dapat berbuat apa-apa ketika kepada tokoh-tokoh muslim terkemuka tersebut disodorkan fakta dan bukti sahih bahwa justru di dalam kitab suci Alquran dan hadist sahih yang menjadi panduan hidup seluruh umat muslim sedunia itu-lah yang malahan ditemukan penuh dengan perintah yang mengancam eksistensi umat lain!! Keberatan mereka akan diterima bila kitab mereka yang penuh perintah teror, perampokan dan pembunuhan serta pelecehkan harkat wanita juga dilarang beredar!!

Dengan muka ditekuk kayak onta akhirnya mereka paham lantas mundur teratur. Itulah anti klimaks yang justru membuat mereka malah semakin malu...

Saya yakin, bila anda muslim, anda tahu ayat mana yang saya maksud. Namun bagi anda yang memang benar-benar tidak tahu, cobalah baca di ;

·         QS 47:4, "Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir, maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka".

·         QS 9:5, "... maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengitaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan..". 

·         QS 8:12,17, "Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan (teror) ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka ...Maka bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka”. Ayat lain baca sendiri di :
QS 8:60;9:14;5:33;9:73;9:29;48:29;4:74;2:154;2:190-191;9:38;9:41;4:76,dll.

·         Barangsiapa keluar dari agama Islam, bunuhlah. (Hadist Sahih Bukhari 9:57)
·         QS 33;51, “Kamu boleh menggauli(ngeseks) dengan siapa saja yg kamu kehendaki, juga boleh menggauli(ngeseks) kembali dengan perempuan yg telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu..".

·         Surah An nissa 24, “..dan (diharamkan atas kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki, (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapanNya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina, maka (istri-istri) yang telah kamu nikmati (campuri) diantara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya sebagai (dengan sempurna) sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.

·         Masih banyak ayat Alquran dan hadist sahih yang berisi ancaman baik terhadap umat muslim sendiri maupun umat lainnya, namun silahkan anda mencari sendiri...

Memang, dari buahnyalah kita dapat mengenali apakah pohon itu baik atau tidak. 
Bila anda masih muslim, akan sulit mengajak anda bertobat bila tidak berdasarkan quran. 
Untuk itu, saran saya bacalah QS 6 ; 90, MEREKA(PENGIKUT ALMASIH ISA) TELAH MENERIMA BIMBINGAN ALLOH MENUJU JALAN LURUS(SHIRATHAL MUSTAQIIM). MAKA IKUTILAH PETUNJUK MEREKA..!!”, dan jangan lupa melanjutkanya membaca QS 21 ; 7, “TANYAKAN KEPADA AHLUL KITAB (UMAT KRISTEN) JIKA KAMU TIDAK PERCAYA AKAN HAL INI...”
Selamat merenung....

Thursday, May 16, 2013

OBROLAN RINGAN BEJO – BEJAN [2] (sambungan dari obrolan ringan bejo – bejan 1)




(...karena ini merupakan artikel bersambung, maka untuk memahami artikel “obrolan ringan bejo – bejan 2” ini, sangat disarankan dan anda harus membaca artikel “obrolan ringan bejo – bejan 1, ini untuk memudahkan pembaca, terimakasih_penulis).

“...you omong begitu mudah....you juga mesti tahu bila aku meninggalkan islam maka aku diancam dibunuh atau paling ringan dikucilkan atau diusir dan tidak diakui pihak keluarga lantaran darahku halal ditumpahkan...you pasti tahu itu hadist sahih yang menyatakan demikian...juga di ayat mana aku juga ndak perlu omong ke kamu....karena aku yakin you juga sudah tahu...”, demikian B berucap lirih...

“you tahu...aku ndak mintak you menjadi murtadin...inget kata-kataku ini..sekali lagi, aku tidak mintak you menjadi murtadin...tapi...you mesti pikir baik-baik....dan silahkan putuskan sendiri...kalaupun you nanti murtad...itu adalah keputusan you...karena you tidak sendirian....percayalah....ada jutaan muslim yang sedang mengalami kebimbangan macem you orang...dan telah siap bikin keputusan...”, begitu L menimpalinya.
“cukuplah...bener yang you omong tadi....di surah 43 ; 61 – 63, memang persis yang you omong...ini aku lagi buka di BB...dan memang mengatakan begitu...”, jawab B semakin perlahan.

Mendapat jawaban demikian, L lantas mendekati temen karibnya tersebut menepuk pundaknya dan mengatakan, “...sorry... sudah jam lima kurang seprapat, aku mesti jemput anakku les..dia selesai les jam lima...ini kartu namaku, you bisa telepon kapan saja...aku tinggal tidak jauh dari sini...tapi mumpung you masih buka you punya BB...coba you buka sekalian surah 6 ; 90 terusin ke surah 21 ; 7......you pasti akan lebih jelas lagi...sampe ketemu ya...”, kemudian L bergegas meninggalkan B yang hanya bergumam dan mengangkat tangannya dan ia kelihatan bengong dan termangu...namun nampak ia dengan perlahan membaca surah 6 ; 90, “..Mereka(pengikut Almasih Isa) telah menerima bimbingan Alloh menuju Jalan Lurus. Ikutilah petunjuk mereka..!!”, begitu membaca ayat ini, nampak degub jantung B semakin cepat, dan seolah tidak percaya, ia bolak balik membaca ayat tersebut berulang-ulang....namun tetap saja, ayat tersebut dibaca dengan kalimat yang sama persis dan tidak berubah..!! Ia nampak semakin gusar dan tengok sana-tengok sini...lantas ia masih sempetin buka surah 21 ; 7, dan membacanya tanpa mengeluarkan suara, namun ia kembali tengok kana-tengok kiri matanya seolah mencari L, mencobanya lagi sambil berdiri...namun ia tidak melihatnya lagi...lantas ia duduk lagi dan membaca ulang ayat terakhir yang ia buka tadi dan perlahan-lahan membacanya dengan bergumam, ”...tanyakan pada ahlul kitab(umat kristen) jika kamu tidak percaya akan hal ini...”.

Nampak ia semakin gusar dan mencoba membaca ulang semua ayat yang disarankan temen lama-nya yang baru dijumpainya barusan.....berkali-kali ia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya dan menunjukkan wajah yang penuh keheranan....bagaimana mungkin temen karibnya yang kristen tersebut bisa begitu banyak tahu tentang Alquran yang dia sendiri bahkan tidak mengetahui sebelumnya semua yang dikemukakan L barusan....ini semua mengagetkanya dan ia tetap tidak habis pikir, kenapa kristen boleh membaca Alquran sedangkan dia sendiri dan umat islam lainnya diharamkan membaca Injil walaupun diwajibkan mengimani Injil...

Apa yang baru saja dialaminya ini tetap saja tidak membuatnya habis pikir... kenapa selama ini ustadz yang mengajarinya tidak pernah mengungkapkan semua hal ini... ia semakin penasaran....dan sambil berdiri meninggalkan mejanya ia bergumam, “...berarti sudah menjadi kewajiban setiap muslim untuk mengikuti Almasih Isa alias Yesus yang disembah umat kristen...dan temenku ini bener...aku mesti mengontak dia secepatnya....”. 

Begitu sampai parkiran ia lantas bergegas menuju mobilnya dan segera meninggalkan mall tersebut lantas menceburkan diri berkutat dikemacetan jalanan.... Namun ia tetap tidak tenang dan gusar, pikirannya tetap tertuju pada temen lamanya L, sambil nyetir ia bolak-balik memencet nomor hp L namun tidak ada jawaban...dicoba lagi berulang-ulang dan tetap idem-ditto....semua ini justru menambah kegelisahannya... (BERSAMBUNG KE OBROLAN RINGAN BEJO – BEJAN 3).