Friday, August 23, 2013

ALQURAN, HASIL REVISI SEMPURNA OLEH MUHAMAD TERHADAP SEJARAH BANGSA ISRAEL.




[Orang yang masih waras manapun pasti akan setuju bahwa ; edisi revisi sebuah buku manapun di dunia yang diterbitkan, sudah pasti merupakan koreksi atas kekeliruan yang terjadi pada buku yang telah diterbitkan sebelumnya. 

Biasanya, revisi yang dilakukan begitu sangat jelas yaitu mencakup setting kejadian, bagian, alinea, halaman, tentang angka-angka tahun, jumlah sesuatu, nama, fakta baru tentang sejarah dan seterusnya dan seterusnya... Sehingga edisi revisi sebuah buku kehadirannya akan memperjelas hal-hal yang masih kabur pada edisi sebelumnya, bukan malah memperkeruh dan atau mengambangkan fakta yang ditulis sebelumnya.

Namun, bagaimana jadinya jika misalnya, sekali lagi, andaikan saja ketika tiba-tiba kementerian kebudayaan negara Malaysia yang tidak mengerti sejarah Indonesia justru secara terang-terangan melakukan revisi dan mengubah isi serta setting kejadian sebuah buku sejarah Kerajaan Majapahit yang telah lama diterbitkan Indonesia yang nota bene sudah merupaka bagian hidup bangsa Indonesia dan diajarkan kepada segenap warga negara Indonesia sejak berabad-abad lamanya. Siapapun yang masih waras sudah tentu akan menganggap bahwa "malaysia telah melecehkan sejarah Majapahit!!". 

Bukankah anda akan bergidik bila malaysia yang justru "balik menuduh" bahwa pihak Indonesia-lah yang telah melakukan "tindak pelecehan" terhadap malaysia ketika pihak Indonesia menyodorkan fakta sejarah Majapahit yang sebenarnya...??] 


[WARNING ; BAGI YANG TIDAK SETUJU DENGAN ABSTRAKSI SAYA DI ATAS, JANGAN MELANJUTKAN MEMBACA ARTIKEL INI KARENA TIDAK AKAN BERBUAH APAPUN KECUALI KEDENGKIAN YANG DITUJUKAN TERHADAP SAYA]

Minturut sejarah kelahirannya(baca ; Babad Tanah Jawi), Reog Ponorogo merupakan sindiran yang sangat vulgar atas Raja Brawijaya sang penguasa Kerajaan Majapahit, namun dikemas dalam bentuk seni yang elegan. Seperti dikisahkan (ini sudah menjadi ceri fakta sejarah yang dituturkan turun-temurun di masyarakat Jawa) Raja Brawijaya semakin lemah dan jinak macem kerbau dicokok hidungnya dalam mengurus negara karena tidak berdaya menghadapi intervensi dan bujuk rayu salah satu selirnya yang muslim(etnis Cina/putri Campa) yang kala itu oleh musuhnya disamarkan sebagai hadiah bagi Raja, padahal ini adalah perempuan muslim tercantik yang terpilih yang sengaja disusupkan oleh musuh untuk menggulingkan Majapahit dari dalam dengan kedok sebagai hadiah khusus buat sang raja. 

Para musuh Majapahit sadar bahwa menggulingkan kekuasaan secara frontal dengan senjata adalah sangat tidak mungkin, maka dicarilah cara paling mudah namun memerlukan kesabaran yang sangat tinggi, yakni menunggu selir yang disusupkan tersebut melahirkan anak raja!! [namun sebenarnya, telah beredar rumor yang perlu diverifikasi kebenarannya bahwa sebenarnya perempuan cantik yang disusupkan menjadi selir raja Brawijaya tersebut telah hamil lebih dulu sebelum diberikan sebagai hadiah kepada raja yang kemudian juga tidak tinggal lama di Majapahit].

Syahdan, setelah menunggu dengan sabar, upaya musuh mulai membuahkan hasil ketika sang raja mulai beralih menjadi muslim dan mendapat anak dari selirnya yang dikemudian hari mendapat julukan Raden Patah yang disokong penuh para “wali” yang adalah para musuh Majapahit yang sebenarnya, yang ingin menyebarkan agama islam di Jawa melalui pusat sistem kekuasaan dan nampaknya jerih payah musuh selama bertahun-tahun mulai menunjukkan keberhasilanya dimana hal ini kelak akan menjadi cikal bakal “Runtuhnya Kerajaan Majapahit”.

Seperti dikisahkan, ketika sang raja Brawijaya semakin lemah pengaruhnya akibat tak berdaya pada bujuk rayu dan intervensi selirnya yang cantik ini, maka para penguasa lokal mulai tidak nyaman dan berusaha memprotesnya. Protes keras yang paling terkenal dan dibukukan dengan baik tercatat dalam sejarah “Babad Tanah Jawi” yang dapat diakses dan dibaca khalayak hingga kini, yang konon justru dilakukan oleh orang dekatnya sendiri yakni Sabdo Palon dan Naya Genggong yang adalah para penasehat spiritual raja Brawijaya yang memilih untuk menyingkir jauh ke Banyuwangi(kemudian ke Bali?). Adapun, penguasa lokal dalam melakukan protes kerasnya ditunjukkan dalam bentuk atraksi seni dimana ajang atraksi seni ini memang sudah sejak lama menjadi agenda setiap tahun pada tanggal tertentu untuk dipertunjukkan di depan Sang Raja.

Bentuk protes paling keras terhadap raja dalam bentuk atraksi seni ditunjukkan oleh salah satu bawahan sang raja yang kala itu menjadi Adipati di wilayah Ponorogo dengan atraksi seni yang oleh sang Adipati disebut sebagai “Reog Ponorogo”. Ketika Baginda Raja Brawijaya meminta penjelasan akan makna atraksi yang nyeleneh tersebut, Sang Adipati Ponorogo menjelaskan ; burung merak yang ditunggangi wanita cantik melambangkan Raja Brawijaya yang telah menjadi jinak dan penurut dibawah selangkangan selir muslim-nya yang cantik. Sedangkan sekelompok prajurit yang sengaja ditampakkan begitu culun yang mengikutinya dari belakang melambangkan bahwa para prajurit Majapahit sudah begitu lemah dan tidak mampu berperang sehebat sebelumnya, sehingga akan dengan mudah ditaklukkan. Mendengar penjelasan bawahanya yang tanpa tedeng aling-aling tersebut, maka masgul-lah sang raja dan teringat semua kalimat berupa sumpah serapah Sabdo Palon dan Naya Genggong akan runtuhnya Majapahit dan kelak dikemudian hari yang akan digantikan penguasa muslim selama 500 tahun lamanya...

Nah, bagi anda yang mengerti sejarah kelahiran Reog Ponorogo seperti yang saya tulis secara singkat di atas, tentu akan tertawa geli dan hanya bisa geleng-geleng kepala bila dikemudian hari mendadak ada sebuah negara tetangga(malaysia) merevisi sejarah Majapahit dengan mengklaim seni Reog Ponorogo sebagai miliknya karena mereka mengklaim dapat menampilkan dengan lebih baik dan dengan sempurna setelah melakukan berbagai revisi atas atraksi tersebut.... hanya orang bebal saja yang tidak tercengang, terkaget-kaget dan malu setelah kepada mereka disodorkan bagaimana fakta sejarah kelahiran atraksi Reog Ponorogo tersebut yang memang asli dari Ponorogo sebagai atraksi seni kritik untuk Raja Brawijaya yang kini merupakan bagian wilayah Indonesia. Silahkan berkunjung ke kota Ponorogo dan dapatkan kisah original-nya disana....

Sebagus apapun tampilan Reog milik malaysia sebagai hasil revisi bangsa malaysia yang mereka klaim paling sempurna atas Reog Ponorogo yang adalah  merupakan bagian sejarah Majapahit bagi Indonesia, tentu tidak akan pernah sama karena ; settingnya, kisah kejadiannya, tokoh-tokohnya dan fakta sejarahnya telah dirubah dan direvisi oleh malaysia, sehingga karya seni Reog hasil revisi yang bahkan diklaim sebagai paling sempurna milik malaysia-pun otomatis telah kehilangan otoritas dan Roh-nya!!

Kembali ke topik, sebagaimana halnya sejarah kelahiran Reog Ponorogo yang merupakan bagian dari Sejarah Majapahit, maka demikian juga dengan Sejarah Para Nabi Tuhan yang juga merupakan bagian dari Sejarah Bangsa Israel, karena dari bangsa itulah para nabi berasal yang bahkan sebagian besar diantaranya sekaligus merupakan penguasa/raja disana. Sekedar menyebut ; King Solomon/Salomo, King David/Daud, dan puluhan nabi lainnya. Diluar itu masih ada Abram yang dikemudian oleh Tuhan diganti namanya menjadi Abraham, ada Elia, Yesaya, Daniel dan seterusnya. Semua kisah sejarah mereka dibukukan dengan rapi dan menjadi bagian dari sejarah bangsa Israel. Sejarah bangsa Israel telah terpatri dituturkan turun-temurun tercatat dan dibukukan sejak ribuan tahun sebelum Masehi, bahkan sebagian besar ditulis oleh Para Nabi yang bersangkutan sendiri. Sekedar menyebut yang paling terkenal adalah Torah/Taurat yang ditulis oleh Nabi Musa yang terdiri dari 5(lima) buku/kitab.

Semua setting kejadian/peristiwa yang berisi kisah para Nabi Tuhan yang otomatis langsung berhubungan dengan sejarah Israel ini tentu saja settingnya terjadi di tanah Israel dan tercatat dengan rapi yang kemudian dibukukan dan wajib dibaca serta menjadi dasar bagi agama Yahudi. Buku ini disebut Alkitab, yang mana juga digunakan oleh penganut Kristiani diseluruh dunia.

Jadi, Alkitab telah digunakan oleh dua komunitas iman yang berbeda selama berabad-abad sebelum keberadaan Muhamad dari negara tetangga Israel yang kemudian melakukan “revisi” bagian sejarah bangsa Israel tersebut padahal ia buta huruf dan sudah tentu buta sejarah negara tetangganya yang telah mencatat dan membukukan sendiri sejarah negerinya sendiri sejak ribuan tahun sebelumnya. Kejadian ini mirip dengan tindakan negara malaysia yang merevisi sejarah Reog Ponorogo dan diklaim sebagai miliknya yang benar.

Jadi bilamana suatu hari Muhamad (dari negeri tetangga Israel) yang buta huruf dan sudah pasti buta sejarah negara Israel, atas dasar “wisik” setelah bersemedi di sebuah gua, lantas kemudian “merevisi” sejarah Para Nabi Tuhan yang seting aslinya terjadi di tanah Israel, dengan demikian maka dia(Muhamad) memang harus melakukan revisi dengan setting semua kejadian di tanah Arab. Ini sama persis yang dilakukan oleh negara malaysia atas klaimnya terhadap atraksi seni Reog Ponorogo.

Revisi yang diklaim “paling sempurna” dengan memindahkan setting kejadian peristiwa sejarah ke tempat lain tentu akan “berbuah simalakama” dikemudian hari ketika generasi ganti generasi dan orang-orang mulai berinteraksi dengan orang lain dan mulai bisa membaca dan belajar langsung ke sumbernya, inilah rupanya yang tidak diantisipasi Muhamad. Sebenarnya Muhamad telah mengantisipasi hal ini, yaitu dengan “mengkafirkan” setiap orang yang tidak percaya akan ocehannya tersebut. Sedangkan ancaman bagi orang “kafir” sudah jelas, yakni dibunuh tanpa pandang bulu.

Revisi kebablasan yang dilakukan Muhamad atas sejarah negara tetangganya sangat keterlaluan, tengok saja, nama Ishak sebagai bagian dari sejarah Israel sebagai anak yang akan disembelih Nabi Abraham, malah sama sekali tidak dicatat dalam Quran, bahkan muslim dengan “sangat berani” merevisi peristiwa yang merupakan bagian sejarah Bangsa Israel tersebut dengan membuat kesimpulan sendiri bahwa yang dimaksudkan anak yang akan disembelih adalah Ismael. Juga lokasi tempat penyembelian yang begitu jelas disebut dalam Alkitab juga dikaburkan oleh Quran. Satu fakta sejarah ini saja sudah membuat Quran gagal memenuhi kualitas sebagai edisi “Revisi” atas kitab sebelumnya(Alkitab) yang adalah bagian sejarah bangsa Israel !!

Bahkan secara keseluruhan, kisah Nabi Abraham yang hakiki sebagai bagian sejarah bangsa Israel telah dirusak oleh Quran dengan kisah terbolak-balik serampangan. Setting kejadian sejarah Nabi Abraham di tanah Israel telah dipindahkan begitu saja ke tanah Arab oleh Muhamad. Ismael dan emaknya dikisahkan Quran diusir sehingga hidup terpisah dari Abraham dan hidup terlunta di padang pasir Arabia(baca kembali kisah munculnya air zam-zam dalam Quran), namun kemudian tiba-tiba di bagian lain dalam Quran diceritakan keduanya(Abraham dan Ismael) membangun ka’abah tanpa latar belakang apapun!!. Kapan dan dimana Abraham disebut rujuk kembali dengan budaknya?? Apakah ini yang dimaksud revisi sempurna dari kitab sebelumnya??  

Kita yang waras juga akan tercengang dan bergidik melihat apa jawaban sang nabi saat mana nabi Muhamad ditanya oleh sahabatnya tentang “waktu” pembangunan mana masjid yang pertama dibangun. Mohon maaf silahkan anda sediakan calculator untuk memverifikasi tulisan saya ini agar tidak menimbulkan fitnah. 

Baca baik-baik kutipan saya ini ;

Seperti dikisahkan oleh Abu Dhaar ; Aku bertanya, “Ya Rasulullah! masjid manakah yang dibangun pertama kali? Beliau menjawab, “Masjidil Haram” Aku bertanya lagi, “Selanjutnya?” Beliau menjawab, “Masjidil al-Aqsa”. Kemudian aku bertanya lagi, “Berapakah selisih pembangunan keduanya?” Rasulullah menjawab, “Empat puluh tahun..”, (Hadist Sahih Bukhari 55:636).

Anda kaget? saya tidak!! Bukankah semua orang tahu bahwa kota Yerusalem memang berkali-kali berganti penguasa? Dan ketika kota ini ditaklukkan Kalifah Abdul Malik, barulah dibangun Masjidil al-Aqsa!! Ini terjadi tahun 710 Masehi, bagaimana bisa Muhamad menyebutkannya?? Lantas yang aneh lagi, Muhamad juga mengaku pernah bolak-balik ke Masjidil al-Aqsa ini dalam kisah anehnya “isra’-mi’raj”. Bagaimana mungkin ia dapat menyebut Masjidil al-Aqsa bila bangunan dan lokasinya saja belum diketahui dan baru dibangun oleh kalifah penerus Muhamad?? Lokasi berdirinya al Aqsa juga tidak jauh dari sebuah bangunan segi delapan Dome of the Rock yang dibangun pada masa Kalifah Umar tahun 691 Masehi. Yang lebih bikin bergidik adalah jarak waktu pembangunan yang disebutkan nabi Muhamad hanya berbeda 40 tahun!! Muhamad juga ngawur karena jelas pada masa hidupnya Masjidil al-Aqsa belum dibangun!! Bagaimana bisa ia menyebutkan nama tersebut??

Hampir semua sejarah Israel direvisi ulang oleh Muhamad dengan caranya sendiri. Kisah bangsa Israel yang keluar dari perbudakan bangsa Mesir juga tidak luput dari revisi-nya.

Bayangkan saja, hukuman dari Tuhan berupa 10(sepuluh) tulah bagi bangsa Mesir agar bangsa Israel dibebaskan dari perbudakan, direvisi  dengan “sempurna” oleh Muhamad dalam Quran hingga hanya menjadi 9(sembilan) tulah saja. (bukankah orang Jawa lebih tahu sejarah kelahiran Reog Ponorogo dibanding malaysia?)

Apakah anda setuju dengan pihak kementerian pendidikan malaysia jika misalnya mereka merevisi buku sejarah Indonesia bahwa Pancasila sebagai dasar negara Indonesia direvisi mereka dengan hanya mencantumkan 4(empat) sila saja??

Masih banyak “revisi sempurna” yang kebablasan yang dilakukan nabi Muhamad terhadap sejarah bangsa tetangganya yakni sejarah Israel.

Tentu saja warga Israel dan umat Kristiani sebagai pembaca Alkitab hanya bisa geleng-geleng kepala dan mengelus dada tatkala murid-murid disemua sekolah muslim diajarkan bahwa makam Nabi Abraham ada di Mekkah, karena bukti sejarah yang tertulis dalam Alkitab dan bukti Arkeologis yang kini dapat diakses siapapun dan kapanpun menyatakan dengan jelas bahwa Makam Nabi Abraham, istrinya dan anak-anaknya ada di Makpela, Hebron.

Ada sahabat saya yang saat ini masih muslim mencoba membela diri dengan menyatakan bahwa ajaran yang dibawa nabi Muhamad-lah yang dimaksudkan sebagai “revisi sempurna” tersebut. Ketika kepada sahabat saya tersebut saya sodorkan bukti yang justru terbalik, maka dia hanya diam saja.

Almasih Isa begitu sangat jelas melarang membunuh siapapun bahkan pezinah sekalipun, karena orang sehina pezinah-pun punya hak bertobat dan memperbaiki dirinya agar kelak dapat diterima Tuhan, itulah misi nabi Tuhan ; menyelamatkan yang tersesat, bukan membunuhnya.  Kisah ini tercatat dengan baik dalam Injil yakni seperti dikisahkan diketika kepada-Nya dihadapkan seorang perempuan yang tertangkap basah berzinah, Almasih Isa mengatakan dengan tegas, "...barangsiapa diantaramu yang tidak pernah berbuat dosa, hendaknya yang pertama melemparinya dengan batu". Namun ternyata semua orang yang tadinya sangat kebelet ingin membunuh perempuan pezinah tersebut dengan cara merajam dengan batu sampai mati, malah buyar dan tidak ada seorangpun yang berani melemparinya dengan batu, maka Almasih Isa mengatakan, "...Aku juga tidak akan menghukum kamu, pergilah dan jangan berbuat dosa lagi!!"

Apa yang diajarkan nabi Muhamad justru sebaliknya, karena dia tidak mengenal pengampunan dan malah memerintahkan secara vulgar untuk merajam dengan batu sampai mati bagi setiap perempuan yang kedapatan berzinah, bukan bagi prianya. Sudah jelas memang Muhamad telah “merevisi” ajaran nabi sebelumnya, yakni dari merangkul orang sesat supaya tobat, direvisi dengan merajamnya sampai mati!!

Memang benar klaim muslim bahwa Alquran adalah REVISI SEMPURNA ATAS KITAB SUCI SEBELUMNYA YAKNI ALKITAB yang adalah bagian sejarah bangsa Israel. Namun klaim muslim tersebut tentu saja patut dipertanyakan dengan mudah setelah membaca artikel ini baik-baik dan merenungkanya sejenak... ternyata, muslim dan Muhamad juga tidak tahu bahwa Kitab Injil adalah bagian dari Alkitab!! Klaim muslim atas revisi Alkitab mirip banget dengan ketika negara malaysia merevisi sejarah Kerajaan Majapahit dengan menyatakan Reog Ponorogo merupakan milik dan bagian dari sejarah malaysia.

Lihat dengan seksama perbandingan ini :

“Setting sejarah Nabi-Nabi Tuhan di Israel direvisi dan dipindah ke tanah Arab, setting Kelahiran Reog Ponorogo di Jawa Timur direvisi dan dipindah ke semenanjung Malaya...”

Bila anda tidak dapat menerima klaim negara malaysia atas Reog Ponorogo, sudah tentu umat Yahudi dan Kristiani tidak akan dapat menerima klaim umat muslim, ini logis bukan??

Namun, muslim tidak pernah siap menerima kenyataan ini dengan malah balik menuduh sebagai bentuk pelecehan agama ketika kepadanya ditunjukkan fakta realita sejarah ini...

Karena bagaimana mungkin rakyat Indonesia mempercayai klaim malaysia atas revisi sejarah Kerajaan Majapahit yang didalamnya terdapat kisah Lahirnya Reog Ponorogo ??

Kini, anda yang kebetulan saat ini masih muslim dan merasa waras, cobalah gunakan akal sehat sebaik-baiknya. Setidaknya, sisihkan sedikit waktu untuk merenungkan apa yang telah anda terima dan anda klaim selama ini....karena klaim muslim atas Alquran sebagai revisi sejarah bangsa Israel[Alkitab] ternyata mirip klaim negara malaysia atas Reog Ponorogo[Sejarah Kerajaan Majapahit] yang kemudian gagal total. 


BILA ANDA WARGA NEGARA INDONESIA, bisakah anda menerima dengan akal sehat anda, bila negara malaysia balik menuduh pihak Indonesia telah "melecehkan" kelakuan malaysia tersebut?? 

Anda dapat menuliskan komentar apapun disini, namun pastikan dengan hati putih... namun bila ada komentar yang ngawur dan penuh caci maki dipastikan akan langsung dihapus....
Mulai sekarang, marilah kita berpikir yang jernih kawan...

15 comments:

  1. Membaca artikel anda kadang bikin kuping saya panas, menyebalkan, bikin jantung berdetak ndak keruan bahkan terkadang bikin seperti dicambuk punggung saya berkali-kali, namun ternyata apa yang anda paparkan benar.

    Saya sudah menangkap maksud anda menuliskan berbagai artikel dan menerbitkannya dalam web anda....

    Memang sulit bagi kami untuk tersadar...
    Semoga banyak pembaca yang mengikuti jejak saya....
    Terimakasih....

    ReplyDelete
  2. Kalau mau jujur, saya adalah komentator terbanyak dan semuanya paling pedas disini, namun ternyata semuanya tidak pernah berumur panjang karena dihapus admin. Bahkan sy semakin marah ketika ada komentar sy yg baru 5 menit sy tulis langsung lenyap!! Saya pastinya pemegang rekor terbanyak berkomentar dan paling banyak dihapus admin!! terus terang sebelumnya sy sangat sebal dan marah thd admin shg semua komentar sy memang sangat keras!!

    Namun setelah saya baca artikel yg ini, "Alquran Hasil Revisi Sempurna Oleh Muhamad Terhadap Sejarah Bangsa Israel", yg isinya membandingkan Upaya Bangsa Malaysia menulis ulang/merevisi Sejarah Kerajaan Majapahit, saya menjadi tersadar!! Bahkan saya sampai mengulang membaca artikel ini sampai 5 kali, dan paling terakhir membaca justru semakin membuat saya malu pd diri sy sendiri dan akhirnya sy menulis komentar ini...

    Logikanya, memang pihak Kementerian Pariwisata Malaysia Tidak Berhak "MEREVISI" Sejarah Kerajaan Besar Majapahit yang didalamnya terdapat sejarah kelahiran Reog Ponorogo, maka Sudah Sepantasnya jika Muhamad Juga TIDAK BERHAK MEREVISI Sejarah Bangsa Israel yg didalamnya Terdapat Sejarah Para Nabi Mereka...

    Karena SETTING kelahiran Reog Ponorogo tdk mungkin dipindah ke Semenanjung Malaya, maka sangat masuk akal bila SETTING Sejarah Para Nabi Yahudi JUGA Tidak Dapat Dipindahkan Ke Tanah Arab..!!

    SEKARANG SAYA SADAR DAN SAYA AKAN BERPIKIR TERBUKA SERTA INGIN BELAJAR LEBIH BANYAK TTG SEJARAH ISRAEL YG TERCATAT DALAM ALKITAB YG DITULIS OLEH BANGSA ISRAEL SENDIRI, BUKAN YG DITULIS OLEH BANGSA LAIN MELALUI KLAIM MENDAPAT BISIKAN DARI LANGIT...

    Terimakasih admin, mohon maaf bila selama ini saya sangat pedas dalam berkomentar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ...saya dulu juga seperti anda, mungkin malah lebih ekstrim, namun setelah kacamata kuda sy terbuka, saya menjadi lebih mudah memahami orang lain, shg sy bisa memahami sikap anda yg sebelumnya selalu berkomentar sangat pedas tanpa memberikan alasan yg bisa dipertanggung jawabkan shg komentar anda selalu langsung saya hapus....

      kini akhirnya anda dapat menemukan jati diri yg berasal dari dalam diri anda sendiri setelah bergumul dg hampir seluruh artikel saya....

      sekali lagi, saya harus tegaskan disini bahwa ;

      saya sama sekali tidak mengajak siapapun untuk Murtad!! setelah membaca artikel-artikel yg saya release di web ini, saya hanya mengajak pembaca untuk menyisihkan waktu dan untuk merenungkan sejenak, apakah keyakinan anda saat ini benar-benar telah sesuai dg nurani anda, apakah benar-benar bebas manipulasi dst...
      terimakasih...

      Delete
  3. Semoga lebih banyak lagi kaum muslim yang sadar bahwa Perj Baru n Perj Lama
    dapat dijadikan rujukan untuk mencari KESELAMATAN DI BUMI N AHERAT.
    Pemalsu, selau datang BELAKANGAN.
    Apalagi promosinya pake jurus SELANGKANGAN.
    Kalo kaum prianya dah ngikut, para istri n anak terpaksa ngikut.

    MEMANG BENAR HANYA YESUS JALAN , KEBENARAN DAN HIDUP.
    AYO RAME RAME NGIKUT YESUS.

    ReplyDelete
  4. Postingan yang bagus , smoga banyak dri muslim yg bisa trima n mngerti.

    ReplyDelete
  5. Hehehe....kami muslim ga mungkin ngikutin kitab yang banyak ngaconya. Kalian umat kristen selalu mengaku pengikut yesus. Tapi yang kalian ikuti malah ajaran si paulus..kalian lah pengkhianat terhadap ajaran yesus. Justru orang muslim yang memuliakannya dan mengikuti ajarannya bahwa Tuhan itu Esa...semoga saudara2 dapat hidayah..

    ReplyDelete
  6. Jika anda mengatakan alquran itu hasil revisi terhadap kesalahan2 yang ada dlm bible, berarti anda mengakui bahwa alkitab anda emang error..Bs tolong tunjukkan bagian2 mana saja dari alkitab anda yang direvisi..

    ReplyDelete
  7. Geli juga baca artikelnya...tp lumayan lah buat mengerti betapa dangkalnya cara berfikir anda..

    ReplyDelete
  8. Ajaran Membunuh Dalam Alkitab

    Inikah yang disebut Agama Kasih dan dibangga-banggakan kaum Kristen ?

    Marilah kita baca Alkitab I Samuel 15 : 2 � 3 yang berbunyi sebagai berikut :

    �2. Beginilah firman Tuhan semesta alam : Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalangi mereka, ketika orang Israel pergidari Mesir. 3. Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.�

    Kalau kita cermati ayat tersebut, betapa kejam dan sadisnya Tuhan yang digambarkan dalam Alkitab tersbeut. Kalau benar Tuhan mengajarkan ajaran kasih, mengapa justru Tuhan menyuruh membunuh tanpa belas kasihan? Dimanakah ajaran kasih yang selama ini selalu digembar-gemborkan, sementara Tuhan sendiri yang memerintahkan untuk menumpas tanpa belas kasihan terhadap perempuan, anak-anak, dan bahkan terhadap anak yang menyusu?

    Tuhan menulis sepuluh perintah Allah (Ten Comandments) di dalam Alkitab, diantaranya yaitu �jangan membunuh� (Ulangan 5 : 17), tetapi mengapa Dia sendiri yang menyuruh dan memerintahkan untuk membunuh dengan kejam dan sadis bahkan tanpa belas kasihan? Bukankah ini merupakan ayat-ayat teroris? Hanya para teroris yang melakukan seperti itu! Kalau begitu darimana asal mula ,sumber ajaran teroris tersebut?

    Selanjutnya marilah kita baca Ulangan 20 : 12 � 16 sebagai berikut:

    �12. Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya; 13. dan setelah Tuhan, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang. 14. Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kau rampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, boleh kau pergunakan. 15. Demikianlah harus kau lakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini. 16. Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apa pun yang bernafas��

    Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan benar-benar sangat kejam dan sadis. Dan ayat-ayat ini serta ayat-ayat sebelumnya, sepertinya berbicara dalam kondisi perang. Namun demikian walaupun dalam keadaan perang, sifat Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Pengampun, tidak akan hilang begitu saja walaupun dalam kondisi perang.apakah sekejam dan sesadis itu sifat Tuhan di dalam Alkitab (Bible) terhadap hamba-hambaNya yang tidak berdaya ketika mengalami kekalahan dalam peperangan? Dan pelajaran serta hikmah apa yang bisa kita abil dari ayat-ayat tersebut? Apakah ayat-ayat tersebut mendidik manusia ke jalan yang benar? Bagaimana mungkin Tuhan memerintahkan kepada manusia untuk melakukan perbuatan keji, sadis dan biadab tanpa batas, sementara Dia sendiri melarang hambanya berbuat seperti itu? Bagaimana mungkin Tuhan akan menghukum para pelaku keji, sadis dan biadab seperti itu, padahal Dia sendiri yang menyuruh melakukannya? Kalau begitu dimana letak ajaran kasih yang selama ini dipropagandakan oleh Kristen dalam menyebarkan ajaran agamanya?
    Kira kira yang tersebut di atas sudah direvisi atau belum?


    ReplyDelete
  9. Ada komen yg dihapus. Saya sempat membacanya..mungkin anda takut argumen anda terpatahkan. Objektif sedikit kenapa.

    ReplyDelete
  10. Sesungguhnya agama yang diridhai Allah hanyalah islam. Allahu akbar.

    ReplyDelete
  11. Heheheheheh....
    Makasih gan tulisanya.
    Cuma kebodohanya masih ada pada penulis

    Gmna muslim mau percaya sama bualan anda
    Buktinya juga gak dicantumkan
    Sudah cukup bagi saya untuk mencap "ANDA SANGAT BODDOH"

    ReplyDelete
  12. dilihat dari sejarahnya alqran itu ditulis oleh para sahabat nabi, sehingga pasti tidak akan sempurna…marilah kita objektif melihat kenyataan…akibat ayat2 yg keliru ditulis mengakibatkan amrozi dkk menjadi pembunuh berdarah dingin…dan lihatlah antar sesama muslimpun saling mengkafirkan dan saling bunuh akibat dari ayat yg salah ditulis…..mereka hanyalah korban dari kesalahan tulisan/ayat dlm alquran…marilah kita berpikir jernih dan jangan hanya emosional dlm beragama.lihatlah buah2 dari kitabnya...

    ReplyDelete
  13. Untuk admin yang saya hormati,nampaknya anda banyak tahu tentang buku/ kitab suci.Bisa kasih tahu saya ayat mana saja dalam al qur'an yang di revisi?apakah al qur'an hanya merevisi sejarah saja..trus saya minta juga al kitab( perjanjian lama+perjanjian baru) yang masih dalam bahasa asli musa dan bahasa asli yesus.saya adalah orang yang lagi belajar mengenal tuhan,saya ingin mencari yang benar bukan pembenaran.makanya saya minta baik al qur'an dan al kitab dalam bahasa aslinya.kiranya admin berkenan mengirimkannya via email ke zierya@gmail.com..terima kasih.

    ReplyDelete

SILAHKAN BERKOMENTAR YANG SOPAN, SEMUA KOMENTAR YANG TIDAK SOPAN AKAN DIHAPUS_SANG TIMUR