Thursday, May 16, 2013

OBROLAN RINGAN BEJO – BEJAN [1]




Suatu hari dua orang teman karib Bejo(B) dan Bejan(L) yang sudah belasan tahun tidak bertemu, secara tak sengaja berpapasan di sebuah mall dan langsung mojok ke sebuah restoran cepat saji untuk sekedar ngobrol... Keduanya nampak begitu gayeng asyik ngobrol kesana kemari, kadang nyerempet berita terkini soal begitu banyak politisi yang nyambi merampok duit negara, kadang hanya hal biasa saja.
Dari cara bicaranya, nampak banget kalau B sangat begitu fanatik akan agamanya sedangkan L nampak biasa-biasa saja dimana sehari-hari ia bekerja sebagai pegawai swasta. Nampaknya B berusaha keras untuk membawa obrolan keduanya kepada hal-hal yang nyerempet akidah...

“Hloh..kamu masih muslim toh...??”, sergah L. “Betul, dan saya begitu bangga menjadi muslim, dan akan tetap begitu hingga mati nanti..”, kata B dengan mantap. “..ooh....baguslah, selamat ya..,tapi apa sih alasanmu begitu bangga menjadi muslim...?”, buru-buru L menimpalinya.  Mendapat pertanyaan yang tidak disangka sebelumnya B agak kikuk dan menjawab sekenanya,“..ehmm...begini, menjadi muslim itu berkah, kemana-mana banyak temen dan lebih dari itu...muslim dijamin masuk sorga...”. “Yang bener deh loh...apa bener begitu...jangan-jangan kamu cuman ikut-ikutan aja seperti jutaan muslim yang lain...”, begitu L menimpalinya. Dari raut mukanya, B nampak kaget dan belum sempet ia ngomong, L menambahkan katanya, ”...jangan-jangan memang bener nih...coba deh dipikirin sekali lagi...soalnya di dalam Alquran punya saya, saya sempet ngebaca kalo tidak salah, seluruh umat muslim justru dijamin oleh Alloh bahkan sudah dipastikan akan masuk neraka....”.
Walaupun agak tergagap, namun B berusaha setenang mungkin lantas menimpali, “ohh...aku tahu yang kamu maksud...itu QS 19;71, tapi you baca deh ayat berikutnya...kan dikecualikan bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa serta beramal soleh...dst..”. 

Dengan sigap L menjawab, “ berarti tidak semua muslim yang bisa masuk sorga.... dan kalaupun you bilang ada pengecualian, jumlahnya emang ada berapa banyak yang memenuhi kriteria tersebut?? Dan dari jumlah yang sedikit itu...tetep aja tidak ada jaminan apapun...contohnya kamu ini....coba kamu pikir sekali lagi.... kira-kira banyak mana amal soleh yang telah kamu perbuat dibanding kenakalan dan kesalahan yang kamu lakukan selama ini..?..atau begini saja...banyak mana amal soleh kamu seumur hidupmu ini dibanding kenakalan dan kejahatanmu semasa kita di SMA dulu...”.

B semakin merah mukanya, dia terdiam...namun nampak ia tertegun dan menerawang.... mengingat kenakalannya semasa SMA dulu, dimana ia terlibat pencurian motor dan komputer sekolah bahkan soal ujian akhir ia curi sebelum dibagikan saat ujian keesokan harinya. Ia juga ingat saat ia meniduri beberapa cewek sekelasnya, ia juga terlibat penggunaan narkoba, bahkan ia mangkir bertanggung jawab atas kehamilan adik kelasnya yang ia tidurin sebelumnya...

Ia juga ingat saat ia diusir orang tuanya karena menjual motornya karena kalah judi sabung ayam... “...tapi ketahuilah...aku sudah lama bertobat dan berhenti melakukan apa yang dulu menjadi kebiasaanku...lihatlah..kau tahu dan dapat ngeliat sendiri...aku mengenakan pakaian gamis dan peci...aku telah jauh dari dunia hitam itu....”, begitu gumam B lirih nyaris tak terdengar.. “..aku melihatnya...dan aku bisa rasakan dari kata-kata yang kamu ucapkan bahwa kamu sudah menjadi muslim yang soleh...tapi maksudku, lebih banyak mana amal solehmu dibanding perbuatan terkutuk yang kamu lakukan dulu...dan dengan demikian apakah kamu merasa masih pantas masuk sorga kelak..?”, begitu L menyergah.

B termenung lagi dan ia mengingat, betapapun sudah bertobat dan melakukan semua ajaran dalam agamanya, tapi ia juga tidak habis pikir bagaimana ia sepulang sholat jumat seperti dikomando ikut menjarah sebuah super market terbesar di Klender Jakarta Timur tahun 1998...dan ia juga mengingat begitu banyak temen dan tetangganya tidak pernah pulang hingga sekarang... ia tertunduk sambil menggeleng-gelengkan kepalanya...

“..apa kamu pernah baca surah al-fatihah..?”, tiba-tiba L bicara mengagetkanya. “..kamu ngaco...setiap muslim yang taat selalu membacanya setidaknya 5 kali setiap hari dan membacanya lagi berpuluh kali bila diperlukan...hloh...kenapa kamu menanyakan itu..?”, begitu kata B penuh selidik. “..bukankah dalam salah satu ayatnya merupakan sebuah permohonan agar ditunjukkan jalan yang lurus menuju sang khalik, dan sadarkah kamu bahwa ayat permohonan ini sudah terjawab berabad yang lampau yang juga terekam dalam Alquran...?”, begitulah kata L yang malah balik bikin bingung B.  

“tidak kawan...kamu pasti bercanda..kan...? bagaimana mungkin kamu tahu akan Alquran..? ihdinash sirathal mustaqim itu  maksudnya sebuah jalan atau titian jembatan yang besarnya tidak lebih dari rambut yang mengantarkan umat manusia di hari akhir nanti untuk menuju sang khalik di sorga...di bawah titian tersebut merupakan neraka jahanam dengan pedang berkelebatan dan api neraka yang menyala abadi...siapapun akan jatuh ditebas pedang dan akan terbakar disana bila amalnya tidak mencukupi...”, begitu pejelasan B yang kemudian menyebut beberapa hadist sahih yang menerangkan situasi hari akhir tersebut... “..artinya, seperi apa yang barusan you bilang,... berarti you telah meng-amini bahwa setiap muslim pasti terancam akan masuk neraka...dan melihat situasinya memang sudah tidak ada pertolongan kelak..karena belum pernah ada ceritanya di dunia ini, orang mampu melintasi atau berjalan diatas rambut atau benang jahit yang direntang..”, begitu sergah L. Obrolan yang santai kini menjadi begitu serius karena sudah masuk ranah akhir zaman, dan nampaknya L cukup memiliki keseimbangan dalam obrolan tersebut, katanya,  ”..emangnya...seberapa sering you baca Alquran..?, cobalah baca di QS 43 ; 61 – 63, you bisa buka di you punya BB bukan..? cobalah cek dengan seksama...bukankah ayat-ayat tersebut dengan begitu gamblang dan jelas menerangkan bahwa Alloh telah menjawab permintaan kaum muslimin akan ihdinash shiratal mustaqim/tunjukkan kami jalan yang lurus...?”.

Sejenak B diem saja, namun belum sempat berucap, L sudah kembali menambahkan,  “..ehm...minturut apa yang aku baca, Alquran merupakan kitab yang begitu jelas(Surah 5:15), begitu mudah dipahami(Surah 44:58 , 54:22 , 54:32, 54:40), sudah dijelaskan secara terperinci(Surah 6:114), dipaparkan dengan begitu  jelas(Surah 5:16, 10:15), dan bahkan tidak ada keraguan di dalamnya(Surah 2:1), sekarang apa yang masih you pikirin...?”. [(bersambung ke “OBROLAN RINGAN BEJO – BEJAN ke 2”)].

Tuesday, May 14, 2013

RUKUN IMAN_PERINTAH ANEH DALAM ISLAM



Salah satu perintah dalam ajaran islam yang diajarkan para guru ngaji dan ulama ketika saya masih muslim dulu adalah “beriman kepada para nabi dan kepada kitab sucinya” yang adalah merupakan bagian dari “rukun iman”. Kini saya baru dapat merasakan dan menyadari keanehan perintah dari rukun iman tersebut justru ketika saya sudah murtad dari islam. Bagi anda pembaca yang kebetulan masih muslim jangan tergopoh-gopoh dulu menuduh saya dengan hal yang bukan-bukan. Gunakan akal sehat dan berpikirlah sebening kaca dengan hati yang putih.

Dalam agama kristiani, tidak ada yang namanya “rukun iman” yang sifatnya wajib seperti dalam muslim. Namun demikian, hanya agama Kristiani dan Yahudi-lah yang memiliki koleksi terlengkap kitab para nabi yang berkisah sejak nabi Adam hingga Almasih Isa, dimana kesemua itu merupakan rekam jejak catatan sepanjang sejarah penyelamatan Allah akan umat manusia. Semua kitab yang dikoleksi umat Kristiani sama dengan umat agama Yahudi, hanya beda pada Injil saja, agama Yahudi tidak mengoleksi dan tidak membaca Injil.

Kitab-kitab tersebut terangkum dalam satu buku yang disebut Alkitab. Jadi, umat Kristiani pasti memiliki dan membaca serta mendengarkan kitab para nabi terdahulu dikotbahkan di rumah ibadah serta pasti menyimpannya dirumah. Umat muslim diperintahkan beriman kepada para nabi dan kitab sucinya, namun tidak pernah membaca bahkan dapatkah muslim menyebut nama-nama para nabi beserta kitab sucinya??

Sayangnya para ulama muslim hanya mampu menyebut 25 nama nabi dan 3 buah kitab suci nabi terdahulu justru bukan dari sumber aslinya Yahudi(Zabur/Mazmur, Taurat dan Injil palsu Barnabas). Dari ketiga-nya nyaris tidak ada satupun muslim yang berani membaca kitab tersebut apalagi mengkotbahkan atau mempelajarinya. Bila demikian, bagaimana mungkin dikeluarkan perintah agar umat muslim beriman kepada para nabi dan kitab sucinya??    

Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana mungkin muslim harus beriman kepada para nabi dan kitab sucinya padahal disisi lain muslim sendiri diperintahkan untuk memusnahkan umat Yahudi dan Kristiani?? Bukankah semua nabi terdahulu adalah Yahudi tulen?? Dapatlkah muslim menunjukkan bukti adanya nabi dari tanah Arab?? Jadi inilah yang menjadi kebingungan muslim diseluruh dunia...

Bila muslim menyebut Ismael adalah nabi atau Muhamad adalah nabi, mana buktinya..?? Tidak ada literatur sahih manapun yang menyaksikan bahwa Ismael adalah nabi. Dan bila Muhamad disebut nabi karena memiliki tompel, apakah ada literatur yang menyatakan semua nabi terdahulu juga memiliki tompel yang sama..??

Dan adakah satu saja umat muslim yang pernah menjalankan ibadahnya tanpa catatan??. Saya berani bertaruh tak satupun muslim yang pernah membaca kitab Zabur atau bahkan Taurat walaupun mereka diwajibkan mengimani-nya!! Namun anehnya mereka malahan begitu getol mempelajari Injil palsu Barnabas yang di buat ulama muslim sendiri pada abad 16 Masehi...

*) semua komentar hendaknya dengan bahasa yang sopan, atau akan langsung dihapus_sang timur.

Monday, May 13, 2013

APAKAH (NABI) MUHAMAD MERAMPOK DAN MENJARAH ??


Seandainya masih muslim, membaca judul artikel diatas pasti bikin kuping saya terbakar dan meradang di jantung serta panas muka saya. Dan bagi pembaca yang masih muslim pasti akan marah bahkan bila saja bisa menemukan kediaman saya di Lenteng Agung Jakarta Selatan ini pastilah akan merangsek dan bila mungkin akan membunuh orang yang bikin artikel ini karena dianggap menghina (nabi) Muhamad. Bagi saya, semua itu tidak masalah. Namun dapatkah anda yang kebetulan kini masih muslim untuk menunjukkan bukti sahih bahwa judul artikel ini adalah ngawur tanpa bukti sahih?? Saya hanya ingin menunjukkan bahwa apa yang saya imani dulu dan kini masih anda imani dalam ajaran islam adalah keliru. Marilah kita buka kacamata kuda yang masih terpasang pada mata anda.

Ada sebuah hadist sahih yang begitu mengerikan bagi siapapun yang membacanya, bahkan saking seremnya hadist ini, maka seolah sudah menjadi kesepakatan umum para ulama dan ustadz untuk tidak membaca dan tidak mengajarkan kepada para santri. Hadist ini hingga sekarang seolah tidak diakui dan menjadi rahasia umum umat muslim. Namun celakanya, dunia semakin terbuka dan mereka sudah tidak mampu menutupi kebobrokan ajaran yang ada. Marilah kita baca bersama Hadist Sahih Bukhari 4.53.351; [seperti diriwayatkan Jabir bin Abdullah ; Rasulullah mengatakan, ”Penjarahan dibuat legal/sah bagi saya” ] dan Hadist Sahih Muslim 1058 mencatat demikian ; [Rasullulah mengatakan, "Saya memiliki lima kualitas yang tidak diberikan kepada siapapun sebelum saya. Saya diberikan kemenangan lewat teror/ketakutan(yang diinspirasi oleh saya) ...dan penjarahan dibuat sah bagi saya, dan tidak disahkan bagi siapapun sebelum saya "].

Sekali lagi bahwa tidak perlu seorang bergelar doktor ahli bahasa atau seorang ulama besar untuk menerangkan makna dalam kedua hadist sahih diatas, karena semua sudah jelas terang trowoco!! Artinya, bahwa perampokan, penjaraha atau terorisme oleh muslim, dapat dipastikan bahwa pelakunya adalah benar-benar ingin menjadi umat islam yang kaffah, yang ingin meniru segala tindak tanduk (nabi) Muhamad.

Perlukah tafsir khusus untuk menerangkan kalimat pendek ini, “Penjarahan dibuat legal/sah bagi saya”. Atau perlukah tafsir khusus untuk menerangkan sebuah kalimat ini, “...penjarahan dibuat sah bagi saya, dan tidak disahkan bagi siapapun sebelum saya”.

Hanya orang bodohlah yang masih mau mengimani ajaran agama yang menghalalkan perampokan dan penjarahan ini. Lantas mengapa mencuri malah dihadiahi potong tangan..?? Saya curiga, mungkin kegiatan mencuri itu dianggap merupakan tindakan yang sangat nista dikalangan muslim karena hasil dari mencuri tidaklah seberapa dibanding menjarah atau merampok yang hasilnya bahkan bisa milliaran rupiah untuk sekali aksi.  Lalu, apakah latar belakang (nabi) Muhamad melakukan penjarahan dan perampokan..?? Mungkin saja karena tuntutan untuk menghidupi para pengikutnya yang penganggur serta para bininya yang begitu banyak..

*) setiap komentar hendaknya dengan bahasa yang sopan, atau akan langsung dihapus_sang timur.

MERAMPOK, MENJARAH DAN BERJIHAD_Apa Bedanya..??


Ada beberapa orang waras yang kemudian tersadar lantas mempertanyakan “jalan keselamatan kelak” (shirathal mustaqim) untuk dapat menjumpai Sang Khalik yang kemudian hari dengan mantap menjadi murtadin macem saya...dan ternyata yang sungguh menakjubkan..... ketika saya sadari bahwa diluar sana telah ada ribuan bahkan jutaan muslim telah bersiap menjadi murtadin seperti saya!! Mengapa..??

Ketika masih muslim kami diajarkan bahwa semua umat muslim sudah ditetapkan masuk ke neraka tanpa kecuali seperti yang diajarkan para guru ngaji dan ulama persis yang tercatat dalam QS 19 ; 71 ; (..dan tidak seorangpun diantaramu melainkan menuju neraka itu, hal itu bagi Tuhanmu menjadi kemestian yang sudah ditetapkan).  Namun minturut guru ngaji dan para ulama semua itu dapat dikoreksi apabila yang bersangkutan berlomba-lomba melakukan setumpuk perbuatan amal soleh dan melakukan semua aturan yang wajib dilakukan umat muslim sesuai hukum syariah.

Dalam skema piramid, amal soleh yang tertinggi nilainya yang pahalanya tak ada bandingannya adalah menyerahkan nyawa kepada Alloh alias mati syahid berjihad di jalan Alloh. Upah mati syahid tidak lain kecuali sorga dengan hadiah anggur yang memabukkan ditambah puluhan bidadari cantik telanjang bulat yang siap meladeni nafsu birahi sex sang jihadis disorga. Benarkah..??

Ketika masih muslim dahulu, kepada saya diajarkan untuk selalu berbuat soleh. Namun walaupun seseorang disebut soleh dan solehah, tapi saya tetap bingung dan sulit membedakan apakah perbuatan yang dilakukan itu baik atau tidak baik. Minturut ajaran para guru ngaji dan ulama saya dulu, seseorang tidak boleh mencuri, dan bila tetap nekat melakukannya maka hukuman mencuri sangat berat yaitu potong tangan!! Tapi disisi lain yang namanya merampok, menjambret dan menjarah harta orang lain malah sah dan halal untuk dilakukan serta merupakan wahyu khusus dari Alloh bagi kami sebagai umat muslim diketika itu.

Karena merupakan wahyu khusus bagi umat muslim, maka umat muslim diseluruh dunia boleh melakukan perampokan, penjarahan bahkan penculikan untuk mendapatkan uang tebusan dan semacamnya. Bahkan minturut petuah sang “guru bangsa” Ust. Abubakar Ba’asyir, merampok adalah ibadah yang nilainya sama dengan sholat dan naik haji. Apa dalam bikin artikel ini saya asal njeplak saja??

Mari baca bersama-sama Hadist Sahih Bukhari 4.53.351; seperti diriwayatkan Jabir bin Abdullah ; Rasulullah mengatakan,”Penjarahan dibuat legal/sah bagi saya” dan Hadist Sahih Muslim 1058 ; Rasullulah mengatakan, "Saya memiliki lima kualitas yang tidak diberikan kepada siapapun sebelum saya. Saya diberikan kemenangan lewat teror/ketakutan(yang diinspirasi oleh saya) ...dan penjarahan dibuat sah bagi saya, dan tidak disahkan bagi siapapun sebelum saya ..."
.
Dari beberapa kali nonton tayangan TV yang menyuguhkan dakwah seorang ustadz muda terkenal, saya sangat trenyuh dan begitu kawatir aka masa depan bangsa dan dunia ini, karena ustadz muda tersebut meminta agar umat muslim selayaknya mencontoh nabi Muhamad. Bila demikian maka akan sulit memahami kebenaran sejati, karena antara melakukan amal soleh, merampok, menjarah dan berjihad yang konon memiliki imbalan tertinggi dari Alloh justru bercampur aduk jadi satu.

Dari sisi ini kita semakin sangat memahami kenapa perampokan dan jihad/terorisme serta permintaan para tokoh terkemuka muslim untuk membubarkan Tim Detasemen 88 Antiteror di Indon begitu tali-temali dan tak dapat terpisahkan. Semua dilakukan demi tegaknya hukum syariah!!

Sehingga saya dengan tegas dan lugas dapat menyimpulkan bahwa tidak ada beda antara merampok, menjarah dan berjihad, karena semua itu merupakan kewajiban setiap muslim yang ingin masuk sorga yang penuh dengan anggur yang memabukkan dan jatah puluhan bidadari cantik telanjang bulat yang siap meladeni nafsu para jihadis. Dengan demikian para wanita muslim harus terima nasib tidak ada tempat disorga, karena dipastikan malah akan mengotori sorga karena melakukan dosa besar dengan berhubungan intim sesama wanita alias lesbian dengan para bidadari...

Tanpa ingin menggurui para ulama dan para ustadz, dengan rendah hati saya hanya ingin mengingatkan bahwa, muslim perlu berbenah diri dan menerima kenyataan yang harus diterima bahwa, “Mereka(pengikut Almasih Isa) telah menerima bimbingan Allah menuju jalan lurus. Ikutilah petunjuk mereka..!!”. (QS 6:90). (sedangkan muslim hingga kini masih meminta-minta ditunjukkan jalan lurus tersebut..!! bahkan diminta oleh Alloh agar mengikuti petunjuk mereka/pengikut Almasih Isa).

Dan Alloh juga bahkan memberikan perintah tegas dengan terang yang dicatat Alquran yang menyatakan dengan tegas ; “Tanyakan Ahlul Kitab, jika kau tidak percaya ini”. (QS 21:7 & QS 16:44).

Menjadi murtadin bukan urusan saya, semua adalah keputusan murni anda, saya hanya ingin menunjukkan jalan “mengapa anda harus berpikir ulang mengenai iman anda”, semua artikel saya berisi alasan-alasan tersebut, bacalah dengan hati putih...

*) komentar hendaknya dengan sopan, semua komentar yang tidak sopan langsung dihapus_sang timur.

Friday, May 10, 2013

AKSI TEROR/JIHAD TERTINGGI


“Ust. Abu Bakar Baasyir sangat pantas di beri gelar guru bangsa, label teroris baginya adalah jauh panggang dari apinya, artinya ust. Abu bukanlah seorang teroris, semua yang berkaitan dengan itu hanyalah omong kosong belaka”.

Pernyataan diatas saya kutip dari sebuah artikel website yang mengkhususkan diri pada perjuangan penegakan hukum syariah di Indon dan mendorong agar umat muslim menjadi umat Islam yang kaffah, yaitu melakukan praktik dalam segala sendi kehidupan sepersis mungkin dengan yang dipraktikkan nabi Muhamad.

Hari-hari belakangan ini aksi teror yang akan dilakukan umat muslim terhadap warga sipil minoritas di Indon digagalkan tim Detasemen88 Antiteroris (muslim). Berita ini menguasai pemberitaan seluruh media masa di Indon dan menjadi trending topic yang menggeser isu korupsi yang sedang ditangani KPK. Karena di Indon hanya ada teroris muslim, maka Detasemen88 Antiteror adalah musuhnya umat muslim sehingga para tokoh muslim akhir-akhir ini begitu getol berdemo dan melakukan segala cara untuk menyuarakan pembubaran tim yang hebat ini...

Seperti sudah diperkirakan sebelumnya, bila saja para tokoh terkemuka muslim Indon tempo hari berhasil mempengaruhi petinggi negeri ini untuk membubarkan Detasemen88 Antiteror, maka mereka(umat muslim) akan menuai kemenangan besar, karena teror bom di berbagai wilayah Indon yang telah mereka rencanakan akan memakan korban yang begitu besar!! Apakah saya asal njeplak saja?? Mana buktinya??

Baca berita!! Pada 9 Mei tim Detasemen88 Antiteroris muslim, telah melakukan penyerbuan serempak diberbagai wilayah di Indon (baca : Jawa) dengan hasil yang gilang-gemilang yaitu 7 teroris muslim tewas dan 13 ditangkap hidup. Berbagai macam jenis senjata dan bahan peledak berupa bom disita. Pertanyaannya adalah ; mengapa umat muslim begitu doyan melakukan teror terhadap warga sipil tak berdosa?? Bacalah kutipan artikel di bawah ini baik-baik...

[“...dalam mengamalkan perintah Allah SWT ini, Rosulullah menggalakkan dan memuji orang yang berlatih senjata, sebagaimana Beliau ketika melihat orang yang berlatih memanah, Beliau bersabda:  "Lemparlah/panah wahai Bani Ismail karena sesungguhnya nenk moyangmu adalah pemanah-pemanah yang ulung."  (HR. Bukhori)

Dan dalam rangka menekankan pentingnya berlatih senjata Baginda Rosulullah SAW bersabda:   "Barang siapa yang berlatih senjata kemudian ia meninggalkannya, maka ia bukan dari golongan kami, atau dia telah berbuat maksiat."  (HR. Muslim dan Ubnu Majah)

Sabda Rosulullah tersebut di atas menunjukkan bahwa Baginda memberi semangat kepada umatnya untuk berlatih mental dan fisik. Ini menunjukkan bahwa berlatih kekuatan mental dan fisik disyaratkan.

Latihan senjata di Aceh tujuannya adalah untuk mentaati perintah Allah dan RosulNYA dalam surat Al-Anfal 60, oleh karena itu latihan tersebut adalah amal ibadah ta'at mutlak terhadap perintah Allah dan RosulNYA, tidak membantah, dan mengamalkan menurut kemampuan. Allah berfirman :
إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
"Sesungguhnya jawaban orang-orang mu'min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan." "Kami mendengar dan kami patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."  QS An Nur (24): 51

Maka saya dan Bapak-bapak kalau mengaku beriman, juga wajib menaati perintah i'dad ini bila ada kemampuan, tidak boleh membantah. Perintah i'dad ini kekuatan hukumnya sama dengan perintah solat, puasa, zakat, haji, dll
.( i’dad adalah mempersiapkan kekuatan fisik dan mental serta menggunakan senjata untuk kepentingan membela Islam_pen.).

Maka jelaslah bahwa i'dad yang diamalkan di Aceh itu merupakan amal mulia yang insya Allah diridhoi oleh Allah SWT, maka kita hargai dan tidak boleh direndahkan dengan tuduhan teror. Tetapi ibadah i'dad di Aceh untuk mentaati perintah Allah dan RosulNYA ini dicela dan dihina oleh Densus88. Amalannya dituduh amalan teror, dan yang mengamalkannya dituduh sebagai teroris, diserang dan ditangkap secara sadis.

Maka jelas menghina ibadah i'dad yang diamalkan di Aceh itu berarti menghina Allah, menghina perintahNYA (AL Anfal: 60), menghina RosulNYA dan menghina Sunnahnya tentang i'dad ini. Ini berarti Densus88 menghina Allah, Syari'atNYA tentang i'dad dan menghina Rosulullah dan Sunnahnya.

Secara tidak langsung Densus88 menuduh Allah SWT menciptakan syari'at teror dan Rosulullah menggalakkan syari'at teror. (Maha Suci Allah dari tuduhan dan hinaan ini). Tindakan Densus88 dalam hal ini sama dengan penghinaan orang Kafir Amerika terhadap Allah, Syari'atNYA, RosulNYA dan Sunnahnya dengan berusaha membakar Al-Qur'an.

Maka jelas dengan sikap munkar ini Densus88 menjadi musuh Allah, musuh RosulNYA dan Musuh Kaum Muslim, sadar atau tidak sadar...”]

Pernyataan yang begitu “mengerikan” pada beberapa alinea yang tercetak miring warna biru diatas saya kutip dari sebagian pada salah satu “tadzkiroh” ustadz yang sama. Boleh percaya boleh tidak, ternyata berlatih/olah fisik dengan senjata mematikan dengan maksud untuk melakukan teror dikemudian hari terhadap warga sipil minoritas tak berdosa “merupakan kewajiban yang tak boleh ditolak dan dipertanyakan lagi”, karena “tindakan tersebut merupakan ibadah” dan kualitasnya sama dengan sholat lima waktu, pergi haji serta kewajiban yang lain. Sungguh mengerikan...

Yang tidak kalah mengerikan adalah ditemukannya fakta yang tak terbantahkan bahwa para teroris tersebut mengumpulkan dana untuk melakukan teror/berjihad dengan cara merampok/menjarah yang memang merupakan tindakan yang halal karena merupakan wahyu khusus umat muslim kaffah !!! (baca artikel saya sebelumnya mengenai penjarahan/perampokan).

Negara Indon tercatat sebagai negara dengan populasi muslim mencapai 98%, sedangkan 2% sisanya adalah umat beragama yang lain sebagai minoritas. Tapi “guru bangsa” tersebut tanpa menunjukkan bukti-bukti sahih telah menyatakan bahwa umat muslim “dizolimi” umat minoritas, dan dengan alasan tersebut maka umat muslim harus melawan. Apakah alasan ini masuk akal?? Perlawanan tersebut sudah sedang dan akan terus dilakukan sampai umat minoritas benar-benar takluk.

Adapun bentuk “perlawanan” muslim adalah berupa teror ; dengan bom, pemenggalan leher pemimpin umat minoritas, melempari bahkan merobohkan rumah ibadah milik minoritas dan memaksa pemerintah membatasi berdirinya rumah ibadah umat minoritas melalui UU dan Perda. Apakah umat minoritas menunjukkan ketakutannya..?? Anehnya, jawabannya ternyata tidak!! Mengapa demikian??

Setelah sekian lama berusaha mencari tahu mengapa umat minoritas tidak takut menghadapi teror keji(jihad) yang begitu nyata dan bertubi-tubi dari umat muslim, saya akhirnya menemukan alasan yang sungguh mencengangkan, karena teror(jihad) yang dilakukan umat muslim tersebut ternyata sudah dipastikan akan terjadi seperti yang disabdakan Almasih Isa yang terekam dalam Injil Yohanes 16 ; 2 - 4a, “...Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semua ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu”.
(pantaskah umat Almasih Isa ini mendapatkan hadiah bom??)

Jadi sangat dapat dipahami kini bahwa memang “dari buahnyalah” kita akan dapat mengenali yang mana suatu ajaran agama berasal dari setan yang penuh bersimbah darah, perintah teror dan pembunuhan dan ajaran agama yang mana memang berasal dari Tuhan Yang Benar(Al Haqq) yang selalu menjadi korban teror, selamat merenung...

*) silahkan berkomentar dengan sopan, komentar yang tidak sopan akan langsung dihapus_sangtimur.

Tuesday, May 7, 2013

Mafia Sisilia_riwayatmu dulu


Konflik internal penguasa puncak di Sisilia(Italia) yang dimulai pada 827 Masehi membuat Euphemius (Komandan Angkatan Laut) mengundang puluhan ribu mujahidin dari Tunisia untuk menyingkirkan penguasa Kekaisaran Byzantine di Sisilia. Namun perhitungan sang komandan salah, begitu muslim menguasai negara pulau tersebut, maka hukum syariah ditegakkan dengan keras, dan setiap pelanggaran berujung di mata pedang atau di gantung dilapangan umum.


Karena hukum syariah diberlakukan, maka semua orang yang berada di wilayah tersebut yang tidak mau menjadi pengikut muslim dipaksa membayar pajak dhimmi/ziyah. Pada masa itu, wilayah Italia dibagi menjadi beberapa distrik dan setiap distrik diserahkan pengelolaannya kepada masing-masing komandan mujahidin. Masing-masing komandan mujahidin sebagai penguasa distrik mengelola pajak ziyah dengan seenak udelnya, penuh teror dan ancaman lainnya berupa hukum cambuk bahkan digantung atau dipenggal lehernya di lapangan terbuka yang dilakukan para centeng-centengnya.


Karena pemberlakuan hukum syariah sepenuhnya berada dalam kendali komandan mujahidin setempat, maka pengelolaannya penuh teror dan berbagai ancaman kekerasan lain. Untuk alasan perlindungan keamanan dari para mujahidin, maka penduduk di semua wilayah Italia menurut. Kota Sisilia adalah yang paling keras menjalankan hukum syariah tersebut.

Seiring berjalannya waktu, begitu para mujahidin saling berebut wilayah mana yang “paling basah” yaitu yang paling banyak mendapat pajak ziyah maka mulai rontoklah cengkeraman mereka atas negara pulau tersebut dan berakhir pada abad 12 masehi ketika pasukan dari Normadia menyerang. Begitu para mujahidin keok dan kabur dari negara pulau tersebut, maka munculah para ”jagoan lokal” yang adalah warga lokal yang dulunya berprofesi sebagai centeng para mujahidin memanfaatkan kesempatan tersebut.

Para “jagoan lokal” adalah para warga asli yang dulunya menjadi  centeng para mujahidin yang bertugas mengumpukan duit pajak ziyah dari penduduk setempat. Para jagoan lokal tersebut tetap menagih “pajak keamanan” (“pajak ziyah”) terhadap pengusaha dan warga kaya setempat yang semakin hari semakin terorganisir dan bekerja secara sembunyi-sembunyi alias dibawah tanah. Inilah cikal bakal munculnya “Mafia Italia” adalah mafia yang paling keras dan kejam sebagai “warisan abadi para mujahidin”. Dan sejarah memang telah membuktikan bahwa sebelum penaklukkan muslim atas Italia, tidak pernah tercatat adanya organisasi mafia di sana.


Teknik dan cara menakuti mangsa sebagai korban mafia tersebut juga masih sama dengan yang dilakukan para mujahidin hingga kini ; dibunuh dan mayatnya ditaruh ditempat umum.

*) silahkan berkomentar yang sopan, karena semua komentar yang tidak sopan akan langsung dihapus_sangtimur

KEBENARAN ILLAHI VS KEBENARAN SETAN, JIN DAN IBLIS




(ibu anda yang di-begal)


(bapak anda yang di-begal)


Saya ingin bertanya pada anda ; dengan tetap sambil melihat ilustrasi gambar yang saya muat diatas tanpa memandang latar belakang agama anda, sebagai manusia yang waras dan normal, apakah kira-kira komentar anda?? Apakah reaksi anda ?? Akan membela korban atau justru malah memposisikan diri berada di pihak begal/penjarah dan membantu para begal/penjarah agar segera meloloskan diri ??

(atau langsung begini saja ;  apakah perasaan anda, bila sewaktu ibu anda pulang kantor dibegal/dijarah ditengah jalan? atau bapak anda yang dibegal/dijarah sesaat keluar dari bank!!).

(mem-begal dengan membunuh korban)

                                
(membawa lari hasil begal)

Warning!!!  sebelum anda ingin melanjutkan untuk membaca artikel ini, sebaiknya anda berpikir ulang dan merenung terlebih dahulu dengan hati putih, karena artikel ini bisa melukai hati dan jiwa anda apalagi bila anda kebetulan adalah seorang muslim yang soleh dengan nurani yang waras-normal, maka ada kemungkinan anda akan lebih menderita lagi akibat luka bathin setelah membaca artikel ini. Ada baiknya anda membuka bila memiliki atau berkunjung ke perpustakaan yang memiliki koleksi buku Hadist Sahih Muslim dan Sahih Bukhari untuk memcocokkan sebuah kebenaran yang saya muat dalam artikel ini.

Namun bila anda tetap bersikeras akan melanjutkan membaca artikel ini, semua resiko selanjutnya ada di tangan anda sendiri, anda akan tetap akan menjadi muslim atau menjadi murtadin seperti yang lainnya adalah tanggung jawab anda sendiri...

Tuhan adalah baik, sehingga tidak mungkin kebaikan dicampur aduk dengan kejahatan. Tuhan adalah kebenaran(Al-Haqq), sehingga tidak mungkin kebenaran dicampur aduk dengan kejahatan. Sekali lagi, kebaikan dan kebenaran Tuhan tidak bisa dicampur aduk dengan sang sumber kejahatan jin, iblis dan setan.

Setan, iblis, jin dan kawan-kawan adalah sesat dan sumber kejahatan. Makhluk makhluk tersebut pasti berseberangan dengan orang yang benar dan dekat dengan Tuhan. Bila ternyata ada iblis yang dianggap berbuat baik, maka dari buah dan karyanyalah kita dapat mengenali, apakah perbuatan tersebut diinspirasikan iblis atau oleh Tuhan Sang Benar.

(wahyu khusus : menjadi begal/perampok)


Bila kita temui suatu perbuatan baik tapi dikatakan sebagai perbuatan jahat atau sebaliknya, perbuatan jahat malah dikatakan sebagai perbuatan baik, maka tidak perlu lagi sebuah perdebatan karena dapat disimpulkan oleh kita yang masih waras bahwa yang menyatakan tersebut pasti terinspirasi oleh iblis sang sumber kejahatan. Bila maling dihukum potong tangan, lantas hukuman apa yang tepat bagi begal atau rampok?

Bila anda dapat membedakan mana perbuatan jahat dan mana perbuatan baik, serta tidak mencampur adukkan antara perbuatan jahat dan perbuatan baik, maka sudah tentu anda sedari awal dapat menentukan akan berada di pihak mana dalam memposisikan diri ketika melihat ilustrasi gambar yang saya sodorkan diatas. Namun bilamana anda beragama islam dan bercita-cita menjadi umat Islam yang Kaffah yaitu yang mengamalkan apa yang diperintahkan dalam Alquran dan Hadist dengan meniru sepersis mungkin apa yang dilakukan Nabi Muhammad, para sahabat dan para tabiin. Karena semakin persis sikap, perilaku dan kebiasaan dengan semua hal tersebut akan dianggap sebagai Islam yang Kaffah. Bila memang demikian adanya, maka konsekuensinya adalah : anda harus menempatkan diri berada dipihak para begal dan harus membantu agar segera dapat meloloskan diri dalam ilustrasi gambar diatas!!!.

Apa dasar hukumnya saya tulis begitu ? Apakah saya asal ngomong atau asal njeplak saja ? Atau apakah saya sudah benar-benar edan ?
Saya tegaskan disini bahwa : saya sangat waras dan benar-benar masih waras 100% !!!

Sekali lagi, bila anda tidak memiliki buku Hadist Sahih Muslim dan Sahih Bukhari, pergilah ke perpustakaan yang memilikinya seperti yang saya lakukan dahulu, kemudian carilah padanan riwayat yang saya kutip dibawah ini :


(sumber) 



·         Hadist Sahih Muslim 4:1058 ;

[Rasullulah mengatakan, "Saya memiliki lima kualitas yang tidak diberikan kepada siapapun sebelum saya. Saya diberikan kemenangan lewat ketakutan(yang diinspirasi oleh saya) ...dan penjarahan dibuat sah bagi saya, dan tidak disahkan bagi siapapun sebelum saya"].

·         Hadist Sahih Bukhari 4.53.351;

[Diriwayatkan Jabir bin Abdullah; Rasulullah mengatakan, ”Penjarahan dibuat legal/sah bagi saya”].

Sewaktu saya ditunjukkan riwayat diatas untuk pertamakalinya, reaksi saya adalah bahwa buku tersebut pasti palsu!!  Tapi ketika saya pergi ke perpustakaan dan melihat bahwa kalimat yang sama tercetak ditempat yang sama, reaksi saya adalah bahwa ini pasti salah cetak pada edisi yang sama!! Namun ketika saya tanyakan pada temen saya yang ngajar agama bahwa semuanya adalah benar, maka lemaslah saya....

Saya benar-benar kecewa dan selama berhari-hari sulit menerima kenyataan bahwa agama yang saya imani dan saya harapkan dapat menolong saya untuk dihubungkan dengan Yang Maha Kuasa ternyata malah menghalalkan perampokan, begal dan penjarahan, bahkan menganggapnya sebagai wahyu khusus!!! Angan saya lantas play-back ke masa penjarahan terhadap etnis China dikota-kota besar di Indon pada bulan Mei 1998...

Saya masih ingat betul karena semua kejadian tersebut bak dikomando terjadi bakda sholat jumat, dan yang lebih menggiriskan lagi adalah temen saya kehilangan belasan anak buahnya karena terbakar di Yogya Super Market, Klender Jakarta Timur(temen saya punya usaha mebel di sekitar sana). Mereka semua pamit sholat jumat dan tidak pernah kembali lagi hingga sekarang.....

Bila anda kebetulan bercita-cita menjadi seorang muslim yang Kaffah dan anda marah atas artikel ini, silahkan membuktikan bahwa saya yang salah, namun anda harus dengan gentle membuktikan dimana dan pada bagian mana yang salah, saya siap menghapus artikel ini bila memang saya yang salah. Akan tetapi bila anda tidak menemukan kesalahan kutip, maka konsekuensinya adalah anda harus membuat keputusan untuk menggunakan akal sehat dan pikiran waras anda untuk memutuskan : tetap menjadi muslim seperti milliaran orang lainnya atau menjadi murtadin yang benar...
Dan ingatlah agama macam apa yang mengajarkan bahwa begal, rampok dan penjarahan dianggap sebagai wahyu khusus..???

*) silahkan berkomentar yang sopan, karena semua komentar yang tidak sopan akan langsung dihapus_sang timur.