Wednesday, June 12, 2013

IBNU ISHAAQ, SEJARAWAN MUSLIM TERNAMA YANG MENGARANG SEJARAH PALSU


Ibnu Ishaq, Sejarawan Muslim Ternama, Mengarang Sejarah Palsu Tanpa Dasar Yang Justru Telah Menunjukkan Kebodohannya

Telah disebutkan dalam berbagai buku sejarah bahwa orang yang pertama kali berusaha mengarang nama-nama suku yang hidup di Mekah dan menciptakan sejarah Quraysh adalah Ibn Ishaq. Dia hidup di abad ke-8 M. Kebodohan Ibn Ishaq, pengetahuan sejarahnya yang terbatas, dan kebingungannya akan kronologi sejarah juga sangat parah. Meskipun demikian, umat Muslim mempercayai tulisannya sampai hari ini dan menjadikannya sebagai bapak sejarah islam ternama.

Ibn Ishaq menulis tentang kehidupan Muhammad dan Ibn Hisyam yang mengedit tulisannya. Dengan demikian biografi Muhammad yang ditulis oleh Ibn Ishaq dinamai sebagai Ibn Hisyam. Ini tulisan tertua dan terutama tentang kehidupan Muhammad. Tulisan-tulisan Ibn Ishaq, ditambah ucapan-ucapan Wahab bin Muhabbih, al-Shaabi, dan Ibn Abbas yang menulis di abad ke-8 M dan 9 M  menjadi fondasi sejarawan Muslim tentang sejarah Islam.

Tulisan Ibn Ishaq sarat dengan kesalahan sejarah. Contohnya, dia mengatakan Raja Salomo, putra Daud, menguasai seluruh dunia, sebelum Alexander Agung berhasil melakukan itu. [1] Kita tahu bahwa hal ini tidak benar. Menurut Ibn Ishaq, agama Kristen berasal dari Roma melalui Kaisar Romawi yang beralih memeluk Kristen karena bertemu dua belas murid Yesus. Ibn Ishaq mengira bahwa Kaisar Konstantin yang hidup di abad ke-4 M, juga hidup di jaman Yesus. [2] Tentu hal ini sangat salah.  Ibn Ishaq mengatakan bahwa salah seorang dari para pemimpin Yaman, yakni Tubb’a Asa’d Abu Kareb, yang berkuasa di Yaman tahun 410-425 M, menguasai China. [3] Sejarah tidak pernah menyebut keterangan tentang China seperti itu. Jika benar-benar terjadi maka tentunya catatan sejarah akan ramai menuliskan hal itu, akan tetapi tak ada bukti apapun yang menyatakan hal itu.

[1]Tarikh al-Tabari, vol. I, Dar al-Kutub al-Ilmiyeh (Beirut–Lebanon 1991), hal. 142.
[2]Tarikh al-Tabari, vol. I, hal. 355
[3]Tarikh al-Tabari, I, 421

[Kaisar Kristen pertama Romawi, Constantine I,  Ibn Ishaq mengira dan menulis bahwa Kaisar Constantine hidup di jaman Almasih Isa.!! Ahli sejarah yang bener-bener goblok bukan..??]

Tulisan-tulisan Ibn Ishaq begitu sarat dengan kesalahan besar. Bagaimana mungkin dia bisa dianggap sebagai sejarawan yang terpercaya oleh Muslim sedangkan tulisannya sangat bertentangan dengan fakta literatur sejarah? Yang cukup dilakukannya untuk meyakinkan umat Muslim hanyalah menulis bahwa Ishmael hidup di Mekah dan membangun Kaabah dengan bantuan Abraham!!  Sungguh ironis bahwasanya pendusta seperti Ibn Ishaq menjadi bapak sejarah palsu Islam. Sudah waktunya muslim melakukan penelaahan sendiri, mengatasi semua dusta, dan mempertanyakan kembali apa yang telah mereka percayai selama ini. Begitu mereka menyadari sejarah Islam yang sebenarnya, mereka akan mendapatkan kebenaran yang sejati.
*)  artikel dikutip dari alamat web lain

No comments:

Post a Comment

SILAHKAN BERKOMENTAR YANG SOPAN, SEMUA KOMENTAR YANG TIDAK SOPAN AKAN DIHAPUS_SANG TIMUR