Showing posts with label alquran. Show all posts
Showing posts with label alquran. Show all posts

Monday, October 7, 2013

APA YANG TERSISA DALAM ALQURAN...??



Diantara para nabi Tuhan hanya (nabi) bangsa Arab saja yang wahyu-mujizatnya terus diperdebatkan sepanjang sejarah karena semua wahyu-mujizatnya penuh kontroversial bahkan nyaris tidak seperti nabi Tuhan sungguhan yang berguna bagi kemaslahatan umat. Musa membelah laut untuk menyelamatkan umatnya Yahudi dari kejaran Fir’aun dan bala tentaranya, Almasih Isa membangkitkan orang mati dan menyembuhkan yang sakit bahkan memberi makan ribuan orang hanya dengan beberapa potong roti dan beberapa ekor ikan yang terjadi dihadapan banyak orang sebagai saksi mata!!. Diantara wahyu-mujizat Muhamad yang terkenal didaku dan diklaimnya adalah isra’-mi’raj, menjarah/merampok, membelah bulan dan mengikat beberapa jin di dalam masjid, serta Alquran tanpa saksi mata!!.

Semua wahyu-mujizat diatas begitu di puja dan di langgengkan hingga kini oleh para pengikutnya. Namun semua yang disebut diatas ternyata bikin umat lain malah terpingkal-pingkal dan geleng-geleng kepala. Betapa tidak, untuk isra’-mi’raj jelas sekali kebohongannya karena masjidil aqsa sama sekali belum ada ketika peristiwa yang diklaim dimaksud terjadi dan baru dibangun hampir seratus tahun kemudian, untuk yang membelah bulan dan mengikat beberapa jin di dalam masjid jelas langsung terbantahkan, jadi hanyalah perampokan dan penjarahan serta Alquran sajalah wahyu-mujizat yang memang dianggap terbukti benar!!

Walaupun wahyu–mujizat perampokan/penjarahan dan Alquran dianggap nyata dan tak terbantahkan, namun tetap saja ada banyak persoalan yang mengiringinya. Untuk wahyu-mujizat perampokan/penjarahan jelas bikin umat manapun terpingkal-pingkal karena tidak cocok dengan klaim misi damai dan penyelamatan yang selalu di dengungkan. Khusus untuk wahyu-mujizat Alquran yang diakui sebagai yang terbesar bagi umatnya, juga tidak lepas dari gunjingan umat lain karena Alloh sejak awal sudah mengklarifikasinya bahwa di dalam Alquran tidak ada apapun seperti yang tercatat dalam QS 6 ; 38 (Alloh berfirman, “Tidaklah Kami meninggalkan sesuatupun dalam Al-Quran”)

Lantas apa yang menjadi kebanggaan umat muslim taat di dunia ini? Untuk hal ini, sang (nabi) hanya dapat berpesan untuk sekedar menghibur diri ,”Tiada nabi diantara para nabi yang tidak diberi mukjizat yang mengakibatkan orang-orang jadi yakin dan percaya, melainkan aku diberikan wahyu illahi yang Alloh nyatakan padaku”. (Sahih  Bukhari  Vol.9, Book 92, No.379).

Wahyu illahi apakah gerangan yang dimaksud sang rasul? Saya mencari dan terus mencari sehingga mendapatkan jawaban sebagai sebuah wahyu khusus yang dapat kita baca bersama dalam Hadist Sahih Bukhari Vol.4, Book 53, No. 351; yang seperti diriwayatkan Jabir bin Abdullah ; Rasulullah mengatakan,  ”Penjarahan dibuat legal/sah bagi saya”  

Bahkan dengan sangat bangga sang rasul melebih-lebihkan wahyu khusus untuk dirinya ini dibandingkan dengan nabi-nabi Tuhan sebelumnya seperti yang terekam dalam Hadist Sahih Muslim Vol.4 ; 1058 yang mencatat demikian ; [Rasullulah mengatakan, "Saya memiliki lima kualitas yang tidak diberikan kepada siapapun sebelum saya. Saya diberikan kemenangan lewat teror/ketakutan(yang diinspirasi oleh saya) ...dan penjarahan dibuat sah bagi saya, dan tidak disahkan bagi siapapun sebelum saya "].

Nabi-nabi Tuhan tercatat selalu membuat mujizat dihadapan orang banyak sehingga banyak yang menyaksikannya, namun mengapa Muhamad terkesan merahasiakan sesuatu dengan hanya mengandalkan klaim belaka. Padahal semakin besar dan dahsyat sebuah mukjizat mestinya semakin terang benderanglah seharusnya peristiwa itu ditampakkan kepada umat. Namun, siapakah gerangan yang telah menyaksikan perjalanan isra’-mi’raj?? Apakah itu sesuatu yang nyata atau hanya ilusi/mimpi belaka? Siapa saksi mata yang melihatnya? Mengapa sebuah event yang dianggap monumental dan dianggap “akbar” ini tidak ada saksinya serta penjelasannya dalam Quran kecuali satu-satunya Surat Al-Israa’ ayat 1 saja??

Bila mau jujur dengan menggunakan akal sehat, maka detail dari kisah isra’-mi’raj ini memuat begitu banyak kesalahan dan pertentangannya, yaitu ; 1)melawan sejarah(di Yerusalem pada masa itu mesjid Al-Aqsa belum ada), 2)melawan kronologi waktu (Muhamad ke Al-Aqsa untuk shalat Isya, padahal perintah salat 5 waktu justru belum ada!!),  3)melawan hikmat Allah (baik Alloh maupun Muhammad kalah pintar dibanding dengan Musa yang menyuruh Muhamad minta ketetapan Alloh agar dibatalkan dan diubah berkali-kali).

Apakah kita harus percaya dengan wahyu-mujizat isra’-mi’raj bila sudah melihat kenyataan seperti ini?? Sebenarnya, jauh-jauh hari para sarjana muslim sudah mengantisipasi akan adanya kemungkinan terjadinya perdebatan mengenai hal ini sehingga menyatakan bahwa wahyu-mujizat terbesar Muhamad hanyalah Alquran!! Namun mereka ternyata juga tidak bisa berbuat banyak ketika kepada mereka dihadapkan sebuah kenyataan bahwa Alloh telah sejak awal mengklarifikasi hal tersebut bahwa ; “Alloh berfirman, ‘Tidaklah Kami meninggalkan sesuatupun dalam Al-Quran!!” (QS 6;38).

Kini sudah waktunya semua muslim untuk mulai berpikir ulang akan iman buta yang selama ini membelenggu mereka...

Wednesday, July 24, 2013

SEKALI LAGI TENTANG TERRORISME DALAM ISLAM





Dalam sebuah tayangan TV swasta pada 24 Juli 2013 yang membahas terrorisme di Indonesia yang menghadirkan nara sumber ketua BNPT, seorang ahli komunikasi serta seorang ustadz kondang, berlangsung cukup seru. Minturut saya, tayangan tersebut sebenarnya justru menelanjangi islam sendiri yang ternyata penuh dengan perintah kriminal berupa pembunuhan dalam ibadahnya. Ada beberapa hal yang menjadi catatan saya setelah menonton tayangan tersebut ;  

1.     Tanpa memberikan alasan, data serta bukti apapun, ustadz tersebut menyatakan bahwa semua agama memiliki catatan kriminal berupa tindak terorisme termasuk islam.
2.     Juga dikatakan bahwa pemahaman akan ayat Quran yang telah ditunggangi kepentingan politik tokoh agama/ustadz tertentu menimbulkan gerakan radikal yang berujung pada aksi terroris.

Saya ingin menanggapi apa yang dikatakan oleh ustadz kondang tersebut. Pada point pertama, sudah jelas bahwa ustadz tersebut ngawur dan terkesan tak ingin sendirian dan mencari “teman” dari komunitas agama lain yang dikatakan juga telah melakukan tindak pidana terrorisme, yang anehnya tanpa disertai bukti sahih yang konkret. Saya bilang ngawur karena memang tidak pernah ada ditemukan dalam kitab suci agama manapun di dunia ini yang memuat ada ayat yang memerintahkan ibadah berupa jihad/terrorism/membunuh dan menghancurkan serta melakukan genosida terhadap umat agama lain diluar agamanya selain agama islam.



Bila ada umat agama lain yang sengaja melakukan hal-hal yang saya tulis diatas(tindak terrorisme), dipastikan bahwa mereka telah melakukan pelanggaran berat terhadap agama dan kitab suci mereka.

Namun sebaliknya bagi muslim, bila mereka melakukan tindak kejahatan ibadah jihad/ terrorism/membunuh dan melakukan genosida, mereka melakukan semua itu karena mereka justru melaksanakan perintah agama yang memang begitu jelas dicatat ada di dalam kitab suci Alquran al Karim, sehingga mereka melakukannya dengan penuh kebanggaan. Bacalah bukti-buktinya dalam artikel lain sebelumnya.

[Saya menantang siapapun, yang dapat menemukan “perintah untuk melakukan tindak kejahatan ibadah perampokan/penjarahan/jihad/terror/ pembunuhan/genosida” dalam kitab suci agama lain baik di dalam Veda, Tripitaka, Injil atau kitab agama lain selain Alquran.  Anda dapat menuliskannya dalam box komentar, bahwa perintah tindak kejahatan tersebut ada dalam kitab apa dan ayat berapa supaya bisa diverifikasi].

Ustadz tersebut jelas banget memang sengaja menutupi apa yang tertulis dan diperintahkan oleh kitab suci Alquran untuk membunuh setiap orang diluar komunitas islam yang dalam perspektif mereka disebut orang-orang kafir. Semua orang yang pernah membaca Alquran juga tahu bahwa tidak ada beda antara Hitler dan Muhamad yang sama-sama memerintahkan pembasmian etnis/genosida terhadap suku bangsa Yahudi.

Untuk point kedua, ustadz tersebut terkesan “lupa kacang pada kulitnya”, beliau telah menutupi sejarah perkembangan islam yang tidak bisa dilepaskan dari sistem politik kekuasaan yang berdarah-darah sejak zaman Muhamad hingga hari ini disemua belahan dunia!! Beliau lupa bahwa islam tidak mungkin akan seperti saat ini bila tidak melalui sistem politik kekuasaan yang berdarah-darah. Tidak perlu jauh-jauh mencari contoh di Timur Tengah, baca lagi sejarah bagaimana tumbangnya kerajaan-kerajaan besar nusantara ; Sriwijaya, Majapahit, Padjadjaran dan lain-lain.  Apapun bentuk keputusan agama islam, tidak bisa dilepaskan dari sistem politik kekuasaan.

Anda kaget? saya tidak!!

Wednesday, July 17, 2013

IBADAH YANG MENGANCAM DAN MEMBAHAYAKAN KOMUNITAS AGAMA LAIN_sudah tiba saatnya bagi kita untuk berpikir ulang.




[Pada paruh kedua bulan Juli 2013 ini seluruh media di Indonesia menyoroti sepak terjang sebuah ormas islam asal Temanggung yang ketika dalam menjalankan ibadahnya justru dilawan sesama muslim setempat di Kendal Jawa Tengah. Dalam sebuah tayangan di TV swasta, nampak suami istri pengendara motor ditabrak dan terseret mobil warna hitam sampai sejauh hampir 2 km yang berakhir kematian sang istri pengendara yang ternyata adalah seorang perempuan muslimah...
Pengendara mobil kemudian diketahui sebagai anggota ormas islam tersebut yang nampaknya begitu panik karena ibadah mereka ternyata justru mendapat perlawanan yang berujung bentrok dan bahkan diuber-uber oleh sesama muslim setempat...]



==================================================

Sungguh sadis dan ironis...Tuhan apakah sebenarnya yang mereka sembah ini yang begitu SANGAT menyukai IBADAH yang disertai dengan ANCAMAN DAN KEKERASAN ?? 
================================================================



Perbedaan mendasar perihal pemahaman keimanan akan keberadaan Tuhan dalam kristiani dan muslim telah melahirkan pemahaman akan standar moral yang bahkan malah saling berlawanan tanpa akhir diantara dua komunitas iman tersebut diseluruh belahan dunia hingga hari ini.

Contoh sederhana dalam praktik kehidupan sehari-hari ; bagi muslim, makan daging babi merupakan aib, najis dan dosa besar serta dianggap tak bermoral, namun memiliki banyak bini dan berkali-kali memiliki perempuan simpanan/mut’ah(kawin kontrak) atau bahkan jikapun seluruh budak/pembantu perempuan yang dimilikinya diperistri sama sekali tidak akan menjadi masalah.

Sebaliknya bagi umat kristiani ; bukan makanan yang masuk melalui mulut yang bikin najis atau bikin manusia tidak bermoral, namun apapun yang keluar dari mulut itulah yang menajiskan  yaitu sumpah palsu, berbohong, bertutur kata kotor dan sebagainya yang bagi muslim semua itu bahkan tercatat dalam Alquran diperbolehkan dilakukan. 

Minturut standar iman kristiani, apapun yang masuk melalui mulut pasti menjadi kotoran/najis, sehingga mau memakan daging babi atau daging kuda bahkan makan daging gajah atau daging kodok sekalipun tidak akan menjadi soal, namun punya bini lebih dari satu merupakan dosa besar dan dianggap tidak bermoral karena menginjak harkat dan martabat wanita dan dianggap telah berzinah.


Sehingga, bila ada diantara umat kristiani yang ditemukan beristri lebih dari satu dipastikan ia telah melanggar norma yang ditetapkan Alkitab. Namun tidak demikian bagi umat muslim yang beristri lebih dari satu akan malah dianggap sebagai menjalankan syariat Alquran.

Dalam kristiani, menginginkan perempuan lain berdosa besar, namun tidak demikian halnya bagi muslim yang memperbolehkan menginginkan anak kecil dan bahkan menantunya sendiri untuk diperistri(tentu saja setelah diceraikan terlebih dulu oleh anaknya bila sang bapak menginginkannya ; baca kembali kisah Zaenab).

Dalam muslim, merampok, menjarah diperbolehkan bahkan hal ini merupakan salah satu dari 5(lima)wahyu/hak istimewa sang (nabi) Muhamad yang(berarti juga termasuk bagi umatnya) yang tidak dimiliki nabi-nabi lain sebelum beliau(baca hadist sahih Bukhari 4.53.351 dan Muslim 4 ; 1058). Hal mana semua itu dilarang keras dalam kristiani, apapun alasannya!!

Bagi umat kristiani, bagi siapapun mereka, tanpa pandang bulu dan apapun latar belakangnya(pembunuh, pemerkosa, bahkan germo sekalipun dll) apabila mereka mau bertobat dan berserah diri serta  mengaku percaya bahwa Almasih Isa merupakan satu-satunya Juru Selamat/Shirathal Mustaqiim(QS 43 ; 61-63) maka mereka akan mendapatkan hidup baru dan namanya dicatat dalam buku Al-Hayat di Sorga.

Namun tidak demikian halnya bagi umat muslim, bahkan tentang hal ini malah sudah menjadi ketetapan dan merupakan kepastian yang telah diputuskan bahwa seluruh umat muslim akan masuk neraka bahkan sejak dilahirkan tanpa kecuali(QS 19 ; 71), yang akhirnya berimplikasi dengan mencari cara dalam bentuk suatu ibadah tertentu dengan alasan membela Alloh(seolah-olah Alloh begitu lemah sehingga patut dibela karena tidak bisa berbuat apa-apa) agar sebagian dari mereka dapat masuk sorga dengan syarat dan ketentuan yang sangat berat yang melawan hati nurani dan melanggar hak asasi manusia, dalam bentuk terror dan membunuhi umat lain yang dianggap kafir seperti yang dilakukan muslim diberbagai belahan dunia hingga hari ini.

Namun ibadah inipun ternyata tidak mudah dilakukan karena dipastikan akan dilawan oleh pemerintah terutama pemerintah yang bermartabat tinggi dalam menghargai harkat dan martabat manusia [sehingga walaupun peminat untuk masuk sorga dikalangan muslim begitu banyak, akan tetapi dipastikan hanya sedikit bahkan dapat dihitung dengan jari diantaranya yang telah terlanjur (dianggap) sukses masuk sorga, itupun setelah ikut tewas dalam ledakan bom bunuh diri atau ditembak aparat keamanan dalam menjalankan ibadah terror/jihadnya tersebut]

Umat kristiani sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat perempuan. Namun tidak demikian halnya bagi muslim. Bagi muslim, perempuan tidak ada harganya. Perempuan muslim dilahirkan untuk dimadu oleh suaminya dan tidak memiliki pilihan lain. Ambilah dua, tiga atau empat perempuan untuk diperistri...dst(surah 4 ; 3). Selain itu, lelaki muslim masih diperbolehkan melakukan kawin kontrak/perjam/perhari atau perminggu, dst, tergantung kesepakatan nilai transaksi seks yang telah disepakati(surah 4 ; 24). 

Diluar semua itu ternyata juga masih boleh mengambil para budak/pembantu perempuan untuk diperistri berapapun jumlah yang dimilikinya(surah 4 ; 3,24,25,36, juga surah 16 ; 71 dan 24 ; 32,33 dll. Sehingga penulis hanya dapat geleng-geleng kepala bila melihat masih ada perempuan muslim yang masih berusaha mempertahankan iman mereka!! Mungkin ini terjadi karena mereka terlalu terlena oleh bualan para mubaligh. Penulis yakin mereka pasti tidak pernah membaca perihal ini di Alquran. Padahal warisan hanya dapat separoh dari yang didapat laki-laki, kesaksian dua perempuan hanya dihargai satu kesaksian laki-laki. Padahal perempuan hanya dianggap sebagai properti milik laki-laki yang dapat dikoleksi berapapun lelaki muslim inginkan. Perempuan bahkan tidak dapat masuk sorga kecuali patuh dan tunduk pada suaminya tanpa syarat.

Bagi umat kristiani, kejahatan tidak boleh dilawan dengan kejahatan. Berilah juga pipi kiri bila ditampar pipi kanan, kejahatan mesti dibalas dengan kebaikan, manusia tidak boleh membalas, karena hak tersebut ada ditangan Tuhan.

Namun tidak demikian bagi umat muslim, kejahatan mesti dibayar setimpal. Mata ganti mata, gigi ganti gigi. Semua bentuk kejahatan harus dibayar setimpal(baca surah 2 ; 194, surah 16 ; 126, surah 42 ; 40, surah 5 ; 45 dan surah 4 ;142). Dalam kata lain muslim tidak mengenal pengampunan bagi pelaku untuk memperbaiki diri apalagi kepada musuh-musuhnya. Namun tidak demikian bagi umat kristiani yang mesti mendoakan dan memberkati musuh-musuhnya.


Umat muslim yang soleh dan taat akan melempari dengan batu sampai mati(dalam keadaan ditanam setengah badan) pada setiap perempuan yang kedapatan berzinah, namun tidak demikian dengan umat kristiani yang mengenal pengampunan dalam rangka memberi kesempatan bagi pelaku untuk memperbaiki diri. 

Ketika dihadapkan kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berzinah, Almasih Isa bersabda ; “...bagi siapapun diantaramu yang tidak berdosa, silahkan melempari perempuan ini dengan batu!”. Dan ternyata tidak seorangpun yang merasa pantas dan berhak menghukum perempuan tersebut. Lantas kepada perempuan itupun Dia berpesan, “Aku juga tidak menghukum kamu, pergilah dan jangan ulangi perbuatanmu!!”.

Dalam menjalankan ibadahnya, umat kristiani terkesan menjalankannya dalam damai dan adem ayem bahkan suaranya terdengar lembut di telinga karena hanya sayup-sayup keluar dari dalam rumah ibadahnya. Bila ada ibadah khusus/spesial akan dibuat selebaran atau diumumkan ketika ibadah sehingga hanya komunitas mereka yang tahu. Bila akan berdoa, umat kristiani mesti masuk dalam kamar dan berupaya tidak terdengar siapapun karena doa adalah hubungan pribadi individu manusia dengan Tuhan, tidak perlu berteriak sekencangnya agar didengar umat lain karena Tuhan bahkan mendengar setiap jeritan hati umatnya walaupun tanpa suara secara verbal. Sedangkan bila ingin berpuasa bahkan jangan sampai ada yang tahu dan dilarang menunjukkannya kepada orang lain bahwa dia sedang berpuasa (mencuci muka dan meminyaki rambut agar tetap nampak segar seperti tidak sedang berpuasa).

Hal mana sangat bertolak belakang dengan umat muslim, dimana semua itu merupakan sebuah keniscayaan karena setiap kali menjalankan ibadahnya, umat muslim selalu melakukannya dengan penuh arogan dengan mengintimidasi dan terkesan malah meneror bahkan mengancam eksistensi dan mengancam nyawa warga sekitar yang berbeda iman karena ibadah mereka dijalankan dengan perangkat dimulai dari yang sekedar mengganggu ketenangan macem loudspeaker hingga yang membahayakan seperti pedang bahkan bom mulai dari yang berdaya ledak rendah hingga daya ledak tinggi.

Walaupun muslim mengakui dan berkali-kali mengklaim bahwa Tuhan Maha Mendengar, namun terus terang penulis sangat ragu karena ternyata gema suara doanya diperdengarkan dengan begitu menggelegar dan memekakkan telinga siapapun bahkan terdengar hingga 1km seolah Tuhan itu telinga-Nya tidak sensitif sehingga harus dilakukan dan selalu menggunakan loudspeaker dimana teror ini berlangsung lima kali sehari. Apalagi bila bulan ramadhan, dengan cara yang sama mereka sepanjang hari memutar cassete dengan suara sangat keras memekakkan telinga siapapun dengan bahasa yang tidak dapat dimengerti!!

Itupun ternyata belum cukup, sepanjang bulan ramadhan, dipagi buta mulai dinihari jam dua pagi hingga menjelang subuh, umat muslim dengan begitu arogan melakukan terror dengan menabuh apapun yang ditemui dan dibawanya termasuk bedug yang diarak berkeliling kompleks perumahan tanpa pandang bulu yang kadang bahkan diiringi musik dangdut dengan suara sangat keras memekakkan telinga siapapun!!

Umat kristiani nyaris tidak mempermasalahkan bagaimana umat lain beribadah dan tidak merecoki mereka dengan cara apapun. Namun tidak demikian halnya dengan umat muslim yang selalu berupaya menggagalkan, mencegat rame-rame, mendemo dan melempari dengan lumpur bahkan bila perlu menjungkir balikkan perabotan ibadah dan tidak sedikit yang bahkan sampai merobohkan tempat ibadah atau bahkan melarang pendirian tempat ibadah komunitas lain melalui jalur kekuasaan berupa SKB dan perda.

Anda mengira sudah cukup sampai disitu?? Ternyata masih ada satu lagi ibadah yang memiliki kualitas tertinggi yang berpahala sorga yang justru sangat membahayakan komunitas umat beragama lain yaitu ibadah terror/jihad!! Hal mana sudah penulis uraikan diatas.

Kesan yang penulis tangkap dari paparan artikel diatas dan dalam praktek sehari-hari bahwa ibadah umat kristiani memiliki standar moral yang sangat tinggi dan sangat menghargai harkat dan martabat komunitas lain, sedangkan umat muslim memiliki standar moral yang begitu sangat rendah karena dijalankan dengan sangat arogan, penuh intimidasi yag menimbulkan kerugian pihak lain dan penuh terror bahkan ibadah tertingginya sangat membahayakan eksistensi dan nyawa komunitas lain. Ada pendapat berbeda? Silahkan tulis di box komentar.

Tuesday, May 21, 2013

SELAMAT MERENUNG....









Menjadi umat Budha yang baik dan taat akan seperti Sidharta atau Gandhi  yang jauh dari gempita duniawi, menjadi umat Hindu yang baik dan taat akan seperti Gde Prama yang disetiap hembusan napasnya selalu memberitakan kebaikan di dunia ini, menjadi umat Kristiani yang baik dan taat akan seperti Romo Mangun atau bunda Theresa yang seumur hidupnya diserahkan bagi orang-orang yang susah, atau bahkan seperti Almasih yang menyerahkan nyawanya bagi seluruh umat manusia yang mau menerimanya tanpa kecuali, dan menjadi umat Islam yang baik dan taat akan sebaik Ayatolah Khomeini atau Osama bin Ladin atau Ahmadinejad atau Amrozy atau Imam Samodra yang keseluruhan hidupnya diserahkan bagi Alloh untuk menumpahkan darah serta membunuh siapapun yang mereka anggap musuhnya demi tegaknya syariah.....

Bila ditemukan ada umat Budha/umat Hindu/umat Kristiani yang menyiksa istrinya, merampok atau membunuh orang lain, maka dapat dipastikan ia telah melanggar norma dan menyimpang dari ajaran agama serta menyimpang dari kitab sucinya, namun bila ditemukan ada umat Islam yang menyiksa istrinya, merampok atau membunuh dengan memenggal secara keji bahkan secara massal dengan bom, maka dapat dipastikan mereka sedang menjalankan apa yang diperintahkan ajaran agama sesuai kitab sucinya demi tegaknya syariah. Temukan semua yang saya tuliskan dalam buku-buku karangan Ust. ABB yang dijual bebas bahkan gratis di google.

Bila anda dijaman modern ini melihat lantai rumah ibadah, lantai kantor pemerintah atau lantai rumah pribadi yang dilengkapi  karpet atau permadani mewah import dari Pakistan atau dari negara Timur Tengah lainnya, maka dapat dipastikan mereka sedang menikmati karya para budak anak-anak yang bekerja sepanjang hari penuh dengan cucuran peluh, darah dan air mata serta dirantai kakinya tanpa upah...

Namun bila anda kebetulan sedang menggoreng atau memasak nasi dengan wajan atau kuali merek tertentu, maka dipastikan anda sedang menikmati buah karya para budak pribumi Indon yang bekerja penuh teror sepanjang hari hingga larut malam tanpa upah dari pabrik di Sepatan,Tangerang, Banten!!

Apakah artikel ini dibikin asal njeplak saja?? Tidak, kawan!! Baca baik-baik setiap kalimat yang saya susun agar tidak menjadi fitnah!! Silahkan cek di google atau di media masa manapun semua yang saya tuliskan tersebut. Bahkan mungkin saja yang akan anda temukan akan lebih parah lagi dari yang saya tuliskan ini. Mengapa semua ini bisa terjadi..??
Begini, semua yang saya kemukakan diatas adalah sebuah garis tipis yang memisahkan antara sesuatu yang  baik yang memang berbuah baik, dan sesuatu yang seolah-olah baik namun sebenarnya penuh buah berupa tumpahan darah dan air mata. Bila anda dapat menemukan dimana garis itu, maka silahkan anda meneruskan membaca atau meng-copy-paste artikel ini sebelum di blokir pihak yang merasa tersinggung............

...................Walaupun dibuat berdasar kisah sejati berdasar apa yang tertulis dalam Quran dan Hadist Sahih,  namun ketika beredar luas, film murahan berjudul “innocene of moslem” yang memang terkesan dibikin asal-asalan itu, langsung menuai kecaman keras diseluruh dunia dari pihak muslim bahkan tak pelak timbul korban jiwa yang sia-sia yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan si pembuat film tersebut. Akhirnya secara resmi pihak perwakilan muslim seluruh dunia mengajukan keberatannya pada Dewan HAM di PBB agar tidak terjadi hal serupa.

Pihak tokoh muslim mengajukan permintaan resmi kepada Dewan HAM PBB agar “pelecehan” agama macem film dimaksud diatas masuk katagori pelanggaran HAM. Namun apa yang terjadi setelahnya justru merupakan sebuah antiklimaks yang membuat mereka tak dapat berbuat apa-apa ketika kepada tokoh-tokoh muslim terkemuka tersebut disodorkan fakta dan bukti sahih bahwa justru di dalam kitab suci Alquran dan hadist sahih yang menjadi panduan hidup seluruh umat muslim sedunia itu-lah yang malahan ditemukan penuh dengan perintah yang mengancam eksistensi umat lain!! Keberatan mereka akan diterima bila kitab mereka yang penuh perintah teror, perampokan dan pembunuhan serta pelecehkan harkat wanita juga dilarang beredar!!

Dengan muka ditekuk kayak onta akhirnya mereka paham lantas mundur teratur. Itulah anti klimaks yang justru membuat mereka malah semakin malu...

Saya yakin, bila anda muslim, anda tahu ayat mana yang saya maksud. Namun bagi anda yang memang benar-benar tidak tahu, cobalah baca di ;

·         QS 47:4, "Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir, maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka".

·         QS 9:5, "... maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengitaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan..". 

·         QS 8:12,17, "Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan (teror) ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka ...Maka bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka”. Ayat lain baca sendiri di :
QS 8:60;9:14;5:33;9:73;9:29;48:29;4:74;2:154;2:190-191;9:38;9:41;4:76,dll.

·         Barangsiapa keluar dari agama Islam, bunuhlah. (Hadist Sahih Bukhari 9:57)
·         QS 33;51, “Kamu boleh menggauli(ngeseks) dengan siapa saja yg kamu kehendaki, juga boleh menggauli(ngeseks) kembali dengan perempuan yg telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu..".

·         Surah An nissa 24, “..dan (diharamkan atas kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki, (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapanNya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina, maka (istri-istri) yang telah kamu nikmati (campuri) diantara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya sebagai (dengan sempurna) sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.

·         Masih banyak ayat Alquran dan hadist sahih yang berisi ancaman baik terhadap umat muslim sendiri maupun umat lainnya, namun silahkan anda mencari sendiri...

Memang, dari buahnyalah kita dapat mengenali apakah pohon itu baik atau tidak. 
Bila anda masih muslim, akan sulit mengajak anda bertobat bila tidak berdasarkan quran. 
Untuk itu, saran saya bacalah QS 6 ; 90, “MEREKA(PENGIKUT ALMASIH ISA) TELAH MENERIMA BIMBINGAN ALLOH MENUJU JALAN LURUS(SHIRATHAL MUSTAQIIM). MAKA IKUTILAH PETUNJUK MEREKA..!!”, dan jangan lupa melanjutkanya membaca QS 21 ; 7, “TANYAKAN KEPADA AHLUL KITAB (UMAT KRISTEN) JIKA KAMU TIDAK PERCAYA AKAN HAL INI...”
Selamat merenung....

Wednesday, April 3, 2013

WANITA DALAM PERSPEKTIF SYARIAH ISLAM SYIAH



Aturan syariah tentang perempuan dan hubungannya dengan lelaki minturut Islam yang sudah tentu disusun berdasarkan ayat suci Alquran dan di-release pihak Ayatollah Khomeini sebagai pemimpin tertinggi  Islam di negara Republik Islam Iran yang juga berlaku bagi penganut aliran Syiah diseluruh dunia adalah sebagai berikut ;

·         Perempuan dapat dimiliki seorang pria melalui salah satu dari dua cara ; pernikahan permanen dan pernikahan sementara. Bila melalui cara pertama ; tidak perlu ditetapkan lamanya jangka waktu pernikahan. Sedangkan untuk cara kedua harus ditetapkan waktunya ; apakah satu jam, tiga jam, dua hari, seminggu atau beberapa bulan bahkan bisa hitungan tahun, tergantung kesepakatan para pihak.


·         Seorang pria dapat menikahi anak yang berusia dibawah sembilan tahun termasuk jika masih disusui ibunya. Pria dilarang melakukan hubungan seks dengan anak perempuan di bawah sembilan tahun, namun aktivitas seks lain seperti foreplay, saling mengusap, mencium, dan sodomi diperkenankan.

·         Seorang pria yang berhubungan seks dengan anak perempuan di bawah sembilan tahun dianggap telah melakukan pelanggaran, bukan dianggap bertindak kriminal, jika anak tersebut tidak cacat secara permanen. Jika anak perempuan tersebut cacat permanen, maka pria tersebut harus menyantuni anak itu seumur hidupnya. Namun anak perempuan ini tidak dihitung sebagai salah satu dari empat istri permanen si pria. Pria ini juga tidak boleh menikahi saudari anak tersebut.


·         Seorang ayah atau kakek dari pihak pria memiliki hak untuk menikahkan anak yang kurang waras atau belum mencapai usia puber dengan bertindak sebagai walinya. Anak tersebut tidak dapat membatalkan pernikahannya pada waktu sudah mencapai usia puber atau ketika sudah waras, kecuali pernikahan tersebut dipandang tidak menguntungkan pihak pria.

·         Anak perempuan yang karena usianya telah memahami apa yang baik untuk dirinya memiliki keinginan untuk menikah dan sekaligus masih perawan, harus meminta ijin dari ayahnya atau kakek dari pihak ayah. Ijin dari ibu atau saudara laki-laki tidak diperlukan.



·         Suatu pernikahan dianggap batal jika seorang pria mendapati istrinya mengidap satu dari 7 penyakit berikut ini: sakit jiwa/gila, kusta, eczema, buta, lumpuh dengan dampak susulan, perubahan bentuk saluran kemih dan alat kelamin atau alat kelamin dan anus dan daerah sekitarnya atau perubahan vagina yang menghalangi hubungan seks.

·         Jika seorang istri, setelah pernikahan, mendapati bahwa suaminya menderita gangguan mental, tidak memiliki testis, impoten, atau kehilangan testisnya, istri tersebut boleh mengajukan pembatalan pernikahan.



·         Jika seorang istri membatalkan pernikahan karena suaminya tidak dapat melakukan hubungan seks baik secara anal maupun vaginal, suami tersebut harus mengganti kerugian setengah kali dari harga si istri yang tercantum dalam akte nikah.

·         Jika suami atau istri membatalkan pernikahan karena salah satu dari sebab-sebab di atas, si suami tidak berhutang apapun kepada si istri jika mereka pernah berhubungan seks; jika belum, maka si suami harus membayar ganti rugi mahar secara penuh.



·         Seorang perempuan muslim tidak boleh menikahi pria non muslim; begitu juga seorang pria muslim tidak boleh menikahi perempuan non-muslim dalam pernikahan permanen, tetapi boleh saja menikahi perempuan yahudi atau kristen dalam pernikahan sementara.

·         Seorang perempuan yang telah masuk ke dalam pernikahan permanen tidak memiliki hak untuk keluar rumah tanpa ijin suaminya; ia harus siap sedia melayani apapun keinginan sang suami, dan tidak boleh menolak kecuali ada alasan yang cukup religius. Jika sang istri benar-benar tunduk, sang suami harus memberinya makan, pakaian, dan tempat tinggal baik mampu atau tidak mampu.



·         Seorang perempuan yang menolak suaminya dipandang bersalah, dan tidak boleh meminta makan, pakaian, tempat tinggal, atau hubungan seks kepada suaminya; namun ia tetap memiliki hak atas ganti rugi jika ia ditolak sang suami.

·         Seorang perempuan harus menyembunyikan tubuh dan rambutnya dari tatapan pria. Juga disarankan untuk menyembunyikan dari anak laki-laki yang belum akil balik, jika perempuan itu merasa bahwa anak laki-laki itu bisa tergoda.

·         Jika seorang pria karena tuntutan medis harus melihat seorang perempuan yang bukan istrinya dan menyentuh tubuhnya, hal tersebut diijinkan, tetapi bila pria tersebut dapat mengobati tanpa menyentuh, ia dilarang menyentuh, dan bila ia dapat mengobati dengan hanya menyentuh, ia tidak boleh melihat.

·         Perempuan yang hamil karena perzinahan tidak boleh menggugurkan bayi tersebut. Jika seorang pria berzinah dengan perempuan yang tidak menikah, dan kemudian menikahinya, anak yang lahir dari pernikahan itu tetap anak haram kecuali orang tuanya yakin bahwa anak tersebut dibuahi pada waktu pernikahan telah terjadi.



·         Seorang anak yang lahir dari ayah penzinah adalah anak sah.

·         Orang yang paling tepat untuk menyusui bayinya adalah ibunya sendiri. Sewajarnya ibu tersebut tidak meminta imbalan, tetapi suaminya boleh membayar secara suka rela. Jika jumlah yang diminta ibu tersebut lebih tinggi daripada yang diminta seorang penyusu bayaran, sang suami berhak memindahkan proses menyusui bayi tersebut kepada penyusu bayaran.

·         Seorang pria yang menolak istrinya harus sadar dan telah masuk usia puber. Ia harus melakukannya dengan rela dan tanpa tekanan; jika penolakan terhadap istri tersebut dilakukan secara main-main, maka pernikahan tersebut masih berlaku.

·         Perempuan yang dinikahi sementara, misalnya selama satu bulan atau satu tahun, secara otomatis pernikahan tersebut batal pada saat masa tersebut berakhir, atau pada waktu si pria melepaskan ikatan pernikahan tersebut. Proses ini tidak memerlukan saksi, atau dilakukan bila si perempuan telah selesai datang bulan.

·         Seorang perempuan yang belum mencapai usia sembilan atau yang telah menopause boleh segera menikah setelah bercerai, tanpa perlu menunggu seratus hari yang dipersyaratkan.

·         Seorang perempuan yang telah mencapai usia sembilan, atau belum menopause, harus menunggu tiga periode mens setelah perceraian sebelum diperbolehkan untuk menikah kembali. Jika seorang perempuan yang belum berusia sembilan atau belum menopause menikah sementara, harus menunggu tiga bulan, pada akhir masa kontrak atau pada waktu si pria membebaskan ikatan pernikahan, tunggulah dua masa mens atau empat puluh lima hari sebelum menikah lagi.

·         Jika ayah atau kakek pihak lelaki menikahkan seorang anak lelaki secara sementara, ayah atau kakek itu boleh membatalkan pernikahan tersebut demi kebaikan anak itu, sekalipun jika pernikahan itu dilaksanakan sebelum anak itu mencapai usia puber. Jika misalnya seorang anak lelaki berumur empat belas tahun dinikahkan dengan seorang perempuan untuk dua tahun, ayah dan kakeknya boleh membebaskan si perempuan sebelum masa dua tahun ini habis; namun pernikahan permanen tidak bisa dibatalkan dengan cara ini.

·         Seorang suami harus berhubungan intim dengan istrinya paling sedikit sekali dalam empat bulan.

·         Seorang perempuan yang telah menikah sementara dengan ditukar mahar tertentu tidak berhak meminta tunjangan hidup harian kepada suaminya, sekalipun pada waktu ia hamil. 

·         Seorang pria tidak boleh absen menggauli istri sementaranya lebih dari empat bulan.

·         Jika seorang ayah (atau kakek pihak pria) menikahkan anak perempuannya (atau cucu perempuan) tanpa kehadiran anak perempuan itu dan tanpa mengetahui kepastian hidup matinya, pernikahan tersebut batal segera setelah ditetapkan bahwa anak itu sudah mati pada waktu pernikahan dilakukan.

·         Melihat wajah dan rambut anak perempuan yang belum masuk masa puber, jika dilakukan tanpa nafsu birahi, dan jika orang tersebut tidak takut menghadapi cobaan, bisa ditoleransi. Namun disarankan untuk tidak melihat perut atau paha seorang anak perempuan, oleh karena itu harus selalu ditutupi.

·         Menatap wajah dan tangan perempuan yahudi atau kristen, jika dilakukan tanpa nafsu birahi, dan orang itu berani menghadapi cobaan, boleh dilakukan.
·         Dan masih banyak lagi lainnya...


Apakah kita muslim mesti heran dan tersentak atas aturan yang dibuat pemimpin tertinggi Islam tersebut diatas?? Baik atau tidak aturan yang dibuat pemimpin tertinggi islam tersebut, penulis serahkan pembaca menyimpulkan sendiri. Satu hal yang pasti, bahwa aturan tersebut dibuat dan bersumber dari ayat suci Alquran yang kita baca setiap hari...



Tapi ingatlah akan satu hal... bahwa ; pengikut Buddha yang baik(mengikuti aturan Veda) akan menjadi sebaik Dalai Lama, pengikut Hindu yang baik(mengikuti aturan Tripitaka) akan menjadi sebaik Mahatma Gandhi, pengikut Kristiani yang baik(mengikuti aturan Injil) akan menjadi Bunda Theresa atau Romo Mangun, dan pengikut Islam yang baik(mengikuti aturan Alquran) akan menjadi Imam Samodra atau Osama bin Ladin. 



Anda berhak mau ikut yang mana karena ternyata semuanya baik.... dan renungkanlah dengan hati putih... karena hanya dari buahnya-lah anda akan dapat membedakan kebaikan diantara mereka... apakah itu berupa mengangkat harkat sesama manusia atau justru berbuah kerusakan dan kematian massal terhadap sesama.....


*[seluruh gambar dalam artikel ini dicopy dari google-image]

[Bacalah dengan hati putih, artikel ini bukan untuk bahan olok-olok, namun dimaksudkan sebagai pengajaran bagi umat agar segera menyadari kekeliruan pengajaran yang selama ini terjadi yang telah diajarkan kepada kita secara turun-temurun dan telah menyesatkan banyak orang. Semua komentar hendaknya dengan bahasa yang baik dan sopan, semua komentar yang tidak sopan dan penuh caci maki akan langsung dihapus_sang timur]